Ambon (Antara Maluku) - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasaran dan Pengolahan Hasil Perikanan (P2HP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membantu peralatan pengemasan berbagai produk olahan hasil perikanan kepada Pemkot Ambon.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Ambon, Piet Saimima, di Ambon, Selasa membenarkan satu paket peralatan untuk pembuatan kemasan sebesar Rp2 miliar, yang pengadaannya memanfaatkan APBN perubahan tahun 2011 dan akan diserahkan pada tahun anggaran 2012.

"Pengadaan peralatannya ditangani langsung oleh Ditjen P2HP, sebelum kemudian diserahkan kepada pemkot Ambon pada awal atau pertengahan tahun 2012," katanya.

Bantuan tersebut, dalam rangka meningkatkan industrialisasi produk-produk olahan hasil perikanan asal Kota Ambon.

"Selama ini banyak produk perikanan yang telah dihasilkan oleh industri rumah tangga, tetapi prospek pasarannya belum menggembirakan karena tidak ditunjang dengan kemasan yang menarik serta terjamin higienitasnya," katanya.

Peralatan pembuatan kemasan itu, ujar Saimima, akan ditempatkan di Desa Latuhalat yang telah ditetapkan pemkot Ambon sebagai pusat pengembangan program minapolitan.

"Kami juga sudah merencanakan pembangunan rumah kemasan seluas 10x15 meter pada lahan seluas 150 meter persegi yang telah dihibahkan masyarakat Latuhalat, dengan menggunakan APBD Kota Ambon tahun 2012," katanya.

Peralatan bantuan KKP itu akan ditempatkan di dalam rumah kemasan yang letaknya berdekatan dengan aktivitas pengolahan produk perikanan yang dilakukan kelompok usaha "Fajar".

Pengelolaan tujuh unit peralatan bantuan KKP itu, menurut Saimima akan ditangani oleh kelompok usaha Fajar yang telah membangun satu unit bangsal seluas 1.000 meter persegi sebagai pusat aktivitas pengolahan produk-produk perikanan.

Dia berharap, bantuan peralatan tersebut akan berdampak terhadap pemasaran produk hasil perikanan yang dihasilkan para nelayan maupun industri rumah tangga di ibu kota provinsi Maluku itu di masa mendatang.

"Jadi mulai tahun 2012 semua produk olahan perikanan termasuk ikan asar (asapan) yang dibuat warga Desa Galala, Kecamatan Sirimau, sudah dipasarkan dengan kemasan yang menarik dan berciri khas Ambon," katanya.

DKP Kota Ambon, tambahnya akan bekerja sama dengan Disperindag Ambon serta Maluku untuk mensosialisasikan keberadaan peralatan pengemasan itu kepada kelompok-kelompok pengolah produk perikanan di Ambon, sehingga diharapkan semuanya dapat memanfaatkan peralatan tersebut secara optimal.

Editor: John Nikita
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar