Kamis, 27 April 2017

Kapolda Harap Operasi Simpatik Tingkatkan Kesadaran Masyarakat

id Operasi Simpatik
Ternate, 3/3 (Antara Maluku) - Kapolda Maluku Utara (Malut) Brigjen Pol Tugas Dwi Apriyanto berharap operasi simpatik tahun 2017 bisa melahirkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan dan rambu-rambu dalam berlalulintas di jalan.

"Operasi simpatik ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas," katanya di Ternate, Kamis.

Setelah memimpin apel, Kapolda mengecek kesiapan personel dan berharap kedisiplinan berlalu lintas dapat meningkat.

"Operasi simpatik didukung dengan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dan juga tindak pidana kejahatan pencurian kendaraan bermotor," katanya.

Sebanyak 240 personel dari Satuan Lalulintas Polda, serta Polres kabupaten/kota dikerahkan dalam operasi simpatik ini.

Operasi simpatik selama 21 hari ke depan, terhitung pada tanggal 1-21 Maret 2017, sehingga Kapolda mengharapkan operasi simpatik ini bisa menurunkan jumlah kecelakaan lalu lintas, baik dari kualitas maupun kuantitas,karena Operasi ini akan menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar.

Sasarannya dalam razia tersebut, kata dia, berupa kelengkapan dan surat-surat kendaraan serta etika berlalulintas.

"Pelaksana operasi ini tetap kami lebih menggukanan upaya-upaya preventif untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, kalau melanggar tentu kita tidak dengan tilang," ujarnya.

Sementara di sisi lainnya mengajak dan menciptakan masyarakat patut terhadap hukum, utamanya dalam mentaati rambu-rambu lalu lintas tidak dilanggar tetapi dipatuhi.

"Operasi ini serentak di Indonesia, kami berupaya memberikan pengarahan kepada pengendara bila kendaraannya tidak lengkap, kalaupun tidak ada surat-surat kendaraan bermotor dan melanggar rambu laluintas tentu dikenakan tilang," katanya.

Operasi simpatik merupakan razia memeriksa kelengkapan STNK, SIM, Helm, Spion, Tanda nomor kendaraan (TNKB) dan Knalpot serta pelanggaran rambu-rambu lalu lintas. Untuk knalpot yang tidak sesuai standart pabrikan juga akan ditindak.

"Dengan mengusung tema meningkatkan simpatik masyarakat terhadap polisi lalu lintas guna mendukung kebijakan promoter kapolri dalam rangka terciptanya kamseltibcar lantas," katanya. 

Editor: John Nikita

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga