Selasa, 28 Maret 2017

DPRD Halsel Minta Subsidi Express Air Dihentikan

id Express Air
Ternate, 18/3 (Antara Maluku) - DPRD Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Pemkab setempat agar meghantikan subsidi terhadap maskapai penerbangan Express Air yang melayani rute Ternate - Labuha selama delapan tahun terakhir ini.

"Kami memminta Pemkab Halsel tidak lagi mensubsidi maskapai Express Air karena masyarakat di daerah ini telah menggunakan jasa penerbangan tersebut cenderung tinggi," kata Ketua Komisi II DPRD Halsel, Gufran Mahmud, di Ternate, Sabtu.

Oleh karena itu, kontrak kerjasama antara Pemkab Hlsel dengan Express Air yang saat ini telah berakhir agar tidak lagi diperpanjang.

Menurut Gufran, pada APBD Halsel 2017, telah dianggarkan untuk subsidi transportasi laut dan udara yang didalamnya termasuk maskapai Express Air.

Ia mengaku tidak mengetahui detil nilai anggarannya. Subsidi untuk transportasi di Halsel lebih dari Rp1 miliar.

Apalagi, meski sudah disubsidi Pemkab Pemda Halsel, ternyata tiket pesawat tersebut justru lebih tinggi dibandingkan dengan maskapai lain.

"Harga tiketnya saja sampai Rp500.000/ penumpang. Lebih mahal dibandingkan tiket pesawat dari Ternate ke Manado, Sulawesi Utara" ujar Gufran.

DPRD mendesak agar Pemkab Halsel segera meninjau kembali subsidi dengan maskapai ini, bila perlu menghentikannya.

"Kita akan evaluasi dan pada pembahasan APBD Perubahan nanti dengan mendesak minta untuk tidak lagi dianggarkan," tandas Gufran.

Sebelumnya, Aktivitas penerbangan Ekpress Air rute Ternate - Labuha, ibu kota Kabupaten Halsel kembali beroperasi setelah dalam beberapa hari terakhir dihentikan karena kontrak kerjasama berakhir.

Sekretaris Pemkab Halsel, Helmi Surya Botutihe, menyatakan, maskapai Express Air beroperasi kembali pada 14 Maret 2017.

Editor: John Nikita

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga