Jumat, 28 April 2017

Ruas Jalan Antarkabupaten di Malut Terus Dibenahi

id Ruas Jalan
Ternate, 18/3 (Antara Maluku) - Ruas jalan antarkabupaten di Maluku Utara (Malut) terus dibenahi untuk mendukung kelancaran mobilitas angkutan darat, termasuk angkutan mudik lebaran nanti.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Malut Djafar Ismail di Ternate, Sabtu, mengatakan pembenahan jalan itu dilakukan oleh Balai Jalan Nasional untuk ruas jalan nasional, dan oleh Dinas PU dan Tata Ruang Malut untuk ruas jalan provinsi.

Pembenahan ruas jalan antarkabupaten tersebut terutama diarahkan di lingkar Halmahera, karena ruas jalan ini menghubungkan Sofifi, ibu kota Provinsi Malut dengan lima kabupaten di wilayah Halmahera yakni Kabupaten Halmahera Barat, Halmahera Utara, Halmaherat Tengah, Halmahera Timur dan Halmahera Selatan.

Djafar Ismail mengatakan, ruas jalan yang menghubungkan Sofifi dengan lima kabupaten tersebut umumnya dalam kondisi baik, sehingga pembenahan hanya difokuskan pada titik tertentu yang mengalami kerusakan dan dinilai dapat mengganggu kelancaran dan keselamatan angkutan yang melewatinya.

Pembenahan ruas jalan nasional dan provinsi juga terus diupayakan di wilayah lainnya di luar pulau Halmahera, seperti di Kabupaten Pulau Morotai, Kabupaten Kepulauan Sula dan Kabupaten Pulau Taliabu, namun dilakukan secara bertahap karena adanya keterbatasan anggaran, baik yang dialokasikan dari APBN maupun APBD.

"Khusus angkutan mudik lebaran, peran angkutan darat di Malut tidak terlalu signifikan jika dibandingkan dengan angkutan laut, karena Malut merupakan wilayah kepulauan sehingga yang lebih berperan adalah angkutan laut," katanya.

Sesuai pengalaman selama ini, pemudik lebaran yang banyak menggunakan angkutan darat hanya untuk jalur Sofifi-Tobelo, Halmahera Utara, Sofifi-Weda, Halmahera Tengah dan Sofifi-Maba, Halmahera Timur, oleh karena itu terkait dengan mudik lebaran fokus pembenahan jalan diarahkan pada ruas jalan ke tiga daerah itu.

Djafar Ismail menambahkan, ruas jalan nasional di Malut panjangnya sekitar 1.200 kilometer, sedangkan ruas jalan provinsi sekitar 1.100 kilometer. Semuanya ditargetkan sudah dalam kondisi mantap paling lambat tahun 2018.

Editor: John Nikita

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga