Selasa, 22 Agustus 2017

Softeast Garap Debut Album Bernuasa Romansa

id Softeast Band
Softeast Garap Debut Album Bernuasa Romansa
Softeast Band garap album untuk hibur penggemar (Shariva Alaidrus)
Ambon, 21/4 (Antara Maluku) - Band Softeast mulai menggarap debut album bernuansa romansa untuk menghibur penggemarnya, setelah hampir empat tahun berkarir di bidang musik dengan me-"remake" lagu-lagu musisi lain.

"Sedang dalam proses pengerjaan. Album kami ini lebih bertema kegalauan dan cinta. Sudah dua lagu yang rampung," kata Adit, kibordis Softeast, di Ambon, Jumat.

Softeast merupakan band indie bergenre fusion asal Kota Ambon, yang diawaki oleh Michael Pelupessy (MP) sebagai vokalis, Aditya Rhiofaldo Titaley (Adit) di kibor, drum oleh Helmy Leinussa (Miken), dan Marvil Lewaherilla (Lewa) pada bass.

Sebelum meluncurkan album pertama, menurut Adit, ia dan kawan-kawan berencana meluncurkan salah satu single terlebih dahulu untuk mengukur pangsa pasar musik nasional terhadap karya mereka.

Single yang masih dirahasiakan judulnya itu, mengisahkan tentang seorang pria yang akan pergi jauh tapi tak rela melepaskan kekasihnya.

Semula single tersebut dijadwalkan rilis secara digital via iTunes pada 5 April 2017, tapi oleh musisi Barry Likumahuwa lagu tersebut diminta untuk jangan buru-buru diluncurkan.

"Rencananya akan diluncurkan pada 5 April kemarin, tapi sewaktu materinya kami kirim ke kak Barry, dia bilang musiknya cukup menjual, ditahan dulu, jadi kami akan mendiskusikannya lebih lanjut dengan dia sebelum dilego ke pasar, mungkin ada yang harus diperbaiki atau "take" ulang," katanya.

Softeast yang merupakan akronim dari Sound of the East atau suara dari timur mulai terbentuk pada 2 Mei 2013. Sebelum akhirnya memutuskan eksis "bermain" di jalur musik fusion, kelompok musik ini kerap tampil dengan mengusung genre jazz.

Kendati berbeda dari kebanyakan genre musik yang digemari oleh penikmat musik di Ambon, Softeast cukup diterima di kota asal mereka, hal itu dibuktikan dengan antusiasme warga di Ambon setiap penampilan mereka di berbagai kesempatan.

"Saya suka jazz, sedangkan Lewa karena sering tampil di gereja dan kafe jadi dia lebih ke genre top 40, sedangkan Miken awalnya bermain rock. Setelah bertemu dengan vokalis yang sekarang kami memutuskan untuk bermain fusion," katanya.

Meski terbilang baru, indie ini memilik banyak pengalaman tampil bersama musisi dan penyanyi top Indonesia, sebut saja Glenn Fredly, Nicky Manuputty, Barry Likumahuwa, dan Sandhy Sandoro.

Softeast juga dijadwalkan akan tampil di konser musik Internasional Jazz Day Festival Jakarta bersama Jamie Aditya dan Benny Likumahuwa, Zolton Renaldi, Dimas Pradipta, Rafi Muhammad, Renata Tobing dan lainnya, pada 30 April 2017.

Editor: John Nikita

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga