Massada Guncang Saparua dengan Latin Jazz Rock

id Massada, Saparua
Massada Guncang Saparua dengan Latin Jazz Rock
Massada Band, kelompok musik asal negeri Belanda yang berdarah Maluku tampil pada Konser Hiburan Rakyat di Saparua, dalam rangka peringatan 200 Tahun Perjuangan Kapitan Pattimura, di Lapangan Saparua, dekat Benteng Duurstede, Sabtu (13/5) (Shariva Alaidrus)
Saparua, 13/5 (Antara Maluku) - Grup band kawakan asal Belanda, Massada mengguncang panggung konser hiburan rakyat dengan penampilan musik berirama latin jazz rock di Lapangan Pattimura Kota Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu.

Kendati sudah tidak bisa dibilang muda lagi, Massada yang diawaki oleh Johnny Manuhutu (vokalis), James Sabandar (basis), Freddy Aninjola (kibor), Rudy de Queljoe (gitar), Jan Jeremias (gitar), Alvin Manuhua (drum), Jopie Manuhutu (timbales), dan Daniel Bloem (konga) tampil maksimal.

Tak kurang dari 10 lagu berirama latin jazz rock dibawakan oleh Massada dalam konser itu, di antaranya Sajang e, Tumbu, Akar Bahar, Impulse of Rhythm, kemudian Dance of Delight, hits dari salah satu album teranyar mereka "Baru" yang dirilis pada 1981.

Sebagian besar lagu-lagu yang dinyanyikan dalam konser menyongsong peringatan Hari Pattimura yang ke-200 tersebut, diambil dari album tur konser mereka, "Live" yang rilis pada 1980.

"Saparua are you ready? Terima kasih akhirnya Massada boleh tampil di Tanah Air," teriak Johnny Manuhutu kepada ratusan penonton dari berbagai kawasan di Maluku yang tumpah-ruah memadati Lapangan Pattimura.

Tak sekadar menghibur, Johnny yang juga pendiri dari band Massada bercengkrama dengan penonton dan mengajak mereka untuk ikut bernyanyi bersama ia dan kawan-kawan.

Penampilan kelompok musik yang berdiri pada 1977 itu seolah berhasil menghipnotis penonton, karena meski hujan deras beberapa kali mengguyur lokasi konser, para penonton tetap bertahan menyaksikan aksi mereka hingga selesai.

Hampir dua jam lamanya kelompok musisi berdarah Maluku itu menggebrak panggung dengan tembang-tembang andalan. Massada kemudian mengakhiri penampilan mereka dengan lagu berjudul Sageru sebagai penutup.

"Ini dia, the last song Sageru, mari katong (kita) menyanyi bersama-sama," kata Johnny untuk mengakhiri penampilan mereka di panggung hiburan rakyat.

Selama 40 tahun berkarir di industri musik Eropa, sedikitnya sudah empat kali Massada tampil di Maluku, tiga di antaranya di Kota Ambon dalam pertunjukan musik Ambon Jazz Plus Festival.

Setelah dari Saparua, Massada dijadwalkan akan tampil di Kota Ambon pada 15 Mei 2017.

Editor: John Nikita

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga