Selasa, 22 Agustus 2017

Penjabat: Pemimpin Baru Ambon Tingkatkan Kesejahteraan Warga

id Ambon
Penjabat: Pemimpin Baru Ambon Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Penjabat Wali Kota Ambon Franky Papilaja
Ambon, 17/5 (Antara Maluku) - Penjabat Wali Kota Ambon Frans Johanis Papilaya optimistis Wali Kota dan dan Wakil Wali Kota terpilih periode 2017 - 2022 dapat semakin meningkatkan kesejahteraan warga kota tersebut.

"Saya sangat optimis Wali kota dan Wakil Wali kota terpilih yang akan dilantik pada 22 Mei 2017 akan terus bekerja untuk rakyat berdasarkan visi dan misi, sehingga kesejahteraan warga kota pasti akan meningkat," katanya di Ambon, Rabu.

Menurut dia, pemimpin baru yang dipilih warga bukan orang baru, karena Wali kota Richard Louhenapessy sebelumnya telah memimpin periode 2011 - 2016 dan akan melanjutkan kepemimpinan lima tahun kedepan, sedangkan Wakil wali kota Syarif Hadler juga pernah menjadi Wakil wali kota periode 2001- 2006.

Warga kota tidak perlu ragu dengan kepemimpinan kepala daerah terpiih, karena komitmen sangat tinggi untuk memimpin kota Ambon.

"Warga kota menaruh harapan yang besar dan mendukung seluruh kepemimpinan mereka untuk lima tahun kedepan, karena itu saya imbau seluruh warga kota untuk bersama bergandengan tangan dengan pemimpin baru yang akan dilantik untuk melakukan banyak hal untuk kesejahteran kota ini," ujarnya.

Frans menyatakan, sesuai dengan tugas dan tanggung jawab sebagai Penjabat Wali kota yang akan berakhir 22 Mei 2017, dan akan dilanjutkan oleh pemimpin baru yang dipilih oleh rakyat.

"Bagi saya ini kesempatan terakhir bagi saya untuk bertemu dengan DPRD kota Ambon serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Ambon, yang selama kurang lebih sembilan bulan kita bekerja bersama mambangun Ambon yang lebih baik," katanya.

Dukungan dari DPRD, ASN maupun seluruh warga kota, sangat besar selama dirinya menjadi penjabat Wali Kota Ambon.

"Saya merasa dukungan dari DPRD sebagai mitra sangat luar biasa. Saya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung saya selama memimpin kota ini, setelah saya kembali ke tugas saya semula kedepan kita dapat terus bekerja sama untuk membangun kota Ambon dan provinsi Maluku," tandasnya.

Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf jika selama memimpin ada hal-hal yang kurang berkenan, maupun berbagai kebijakan yang belum dilaksanakan.

"Saya percaya pemimpin yang baru akan lebih berbuat yang banyak lagi untuk kepentingan kota, sehingga Ambon semakin maju berkembang dari berbagai sektor," tandas Frans.

Empat daerah yang akan dilantik Gubernur Maluku adalah Kota Ambon, kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), kabupaten Buru dan kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB).

Editor: John Nikita

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga