Pertamina: Stok BBM di Maluku Cukup

id Pertamina
Ambon, 19/5 (Antara Maluku) - PT. Pertamina Ambon menyatakan, stok bahan bakar minyak (BBM) di Maluku terutama premium, pertamax, pertalite, kerosin dan solar cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah ini, terutama umat Islam yang menunaikan Puasa.n.

"Stok berbagai jenis BBM tersebut cukup banyak. Premium bisa mengisi permintaan hingga sembilan hari kedepan," kata Sales Penjualan Retail IV Pertamina Ambon, Mahdi Syafar di Ambon, Jumat.

Sedangkan, pertamax persediaan untuk 10 hari kedepan, pertalite 12 hari serta kerosin dan solar masing - masing 10 hari kedepan.

Karena itu, masyarakat Maluku, khususnya di Kota Ambon menghadapi Bulan Puasa tidak perlu takut untuk bepergian dengan kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat sebab stok BBM sekarang ini cukup aman.

Mahdi mengatakan, PT. Pertamina juga sudah siap untuk menyuplai premium sebanyak 20.000 Kilo Liter (KL) yang akan diangkut oleh kapal tanker dari pulau Kalimantan menuju terminal transit Waiyame, kota Ambon guna persiapan permintaan masyarakat di Maluku dan Papua menghadapi Ramadhan.

"Jadi terminal transit Waiyame, Kota Ambon, menyuplai kebutuhan BBM di Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat" ujarnya.

Kapal tanker dari pulau Kalimantan itu juga mengangkut 5.000 KL premium khusus untuk Maluku sendiri.

Mahdi mengatakan, di wilayah Maluku sendiri terdapat tujuh unit depot yakni Waiyame ( Kota Ambon), Masohi ( kabupaten Maluku Tengah, Tual menyuplai Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, Namlea( kabupaten Buru), Bula (kabupaten Seram Bagian Timur), Saumlaki(kabupaten Maluku Tenggara Barat) dan Dobo (kabupaten Kepulauan Aru).

"Ketujuh depot ini masuk dalam wilayah operasi Cabang Ambon. Jadi, stok BBM tetap aman bukan saja untuk menghadapi Bulan Puasa tetapi sampai dengan perayaan Idul Fitri 1438 Hijriah," tandasnya.

Karena itu, masyarakat Maluku tidak perlu takut karena saat a liburan menjelang pembukaan ibadah Puasa, maka semua SPBU yang ada di Kota Ambon terbuka dan siap melayani selama 24 jam.

Editor: John Nikita

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga