Sebanyak 14 warga binaan atau narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Ambon terkonfirmasi positif COVID-19, dan kini menjalani isolasi mandiri di ruang khusus yang ada di dalam fasilitas tersebut.

"Jadi langka yang kita lakukan saat ini yakni Isoman (isolasi mandiri-Red) bekerja sama dengan Puskesmas Desa Passo. Pengobatan terus dilakukan, termasuk menu makanan sampai dengan buah segar tetap kami siapkan," kata Kepala Lapas Kelas II A Ambon Saiful Sahri di Ambon, Kamis.

Ia menjelaskan 14 napi tersebut diketahui terinfeksi COVID-19 setelah melalui uji usap antigen dan PCR yang telah dilakukan tiga kali terhadap seluruh warga binaan dan pegawai di Lapas Ambon. Kasus pertama ditemukan setelah pemeriksaan pada 23 Juli 2021, kemudian pada 27 Juli dan ketiga pada 30 Juli 2021.

Baca juga: BNNP Maluku: Jaringan narkoba Lapas Ambon segera dilimpahkan ke Kejati, begini penjelasannya

Ia mengatakan akan membantu para warga binaan untuk pemulihan kesehatan dengan berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan kepada napi dengan cara meningkatkan imunitas mereka.

Karena itu mereka ditempatkan pada blok khusus yang ada di dalam Lapas Ambon. Napi yang positif COVID-19 disebut jalani terapi khusus bagi dan terus dipantau oleh pegawai Lapas sejak pagi hingga Pukul 23.00 WIT.

Menurut dia, hingga kini tidak ada napi yang mengalami gangguan kesehatan serius setelah terkonfirmasi positif COVID-19.

"Kami sangat bersyukur karena sampai saat ini tidak ada keluhan dari mereka, pokoknya tidak ada keluhan dari mereka, kami terus melakukan konsultasi dengan Dokter Truly penanggungjawab Puskesmas Desa Passo," kata Saiful yang juga menjabat Pelaksana Tugas Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Maluku.

Prinsipnya pihak Lapas melakukan pengawasan secara ketat terhadap protokol kesehatan, dan terus  memberikan informasi mengenai perkembangan kesehatan kepada keluarga napi.

Protokol kesehatan rutin juga terus dilakukan seperti penyemprotan cairan disinfektan guna pencegahan di Lapas, pemeriksaan kesehatan, dan pemberian masker baik kepada petugas maupun napi. Kemudian menyediakan sarana cuci tangan, serta pemeriksaan kesehatan secara rutin kepada napi.

Baca juga: Bangkit di tengah keterbatasan di tengah pandemi

Pewarta: John Soplanit

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2021