Ternate (Antara Maluku) - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kota Ternate, Maluku Utara, mengungkapkan Batu Angus merupakan objek wisata paling diminati wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri ketika berkunjung ke daerah itu.

"Setiap wisatawan yang berkunjung ke Ternate, objek wisata pertama yang ingin dikunjungi adalah Batu Angus. Mereka merasa belum berkunjung ke Ternate jika belum mengunjungi objek wisata itu," kata Kepala Disparekraf Kota Ternate Husen Alting di Ternate, Jumat.

Objek wisata Batu Angus yang letaknya sekitar 10 km dari Kota Ternate, merupakan hamparan batu yang tampak seperti hangus terbakar. Hamparan batu itu membentang dari kaki Gunung Gamalama hingga ke pantai.

Menurut Husen Alting, Batu Angus tersebut merupakan sisa lahar letusan Gunung Gamalama pada abad ke-17 dan lahar yang telah berubah menjadi batu itu tampak seperti batu yang baru hangus terbakar.

Di objek wisata Batu Angus itu ada situs sejarah berupa tempat tewasnya seorang tentara Jepang yang parasutnya tidak terbuka normal saat atelah terjun dari pesawat pada perang tahun 1945.

Husen mengatakan objek wisata Batu Angus selain menyajikan keunikan lahar bekas letusan Gunung Gamalama, juga menawarkan panorama pemandangan menarik berupa lereng dan puncak Gunung Gamalama serta birunya laut perairan Ternate.

Objek wisata yang terletak pada poros ruas jalan lingkar Pulau Ternate ini bisa dijangkau menggunakan angkutan kota dengan tarif Rp3.000 atau menggunakan taksi carter seharga Rp50 ribu per jam.

Objek wisata lainnya di Ternate yang juga cukup diminati wisatawan, kata Husen, antara lain sejumlah benteng peninggalan masa kolonial, seperti Benteng Ford Oranye, Benteng Tolucco, Benteng Kalamata dan Benteng Kastela serta Danau Tolire.

Kedaton Kesultanan Ternate yang menyimpan berbagai peninggalan sejarah seperti mahkota emas berambut dan baju besi, juga merupakan objek wisata yang diminati wisatawan saat berkunjung ke daerah ini.

Pewarta: Abdul Fatah

Editor : John Nikita S


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2013