Kepolisian Daerah Maluku melibatkan sebanyak 2.725 personel gabungan dalam Operasi Ketupat Salawaku 2024 untuk pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Personel yang dilibatkan berasal dari Polda Maluku sebanyak 220 orang, jajaran polresta/polres 1.746 orang, TNI 437 orang, dan instansi terkait 355 orang.

"Untuk cara bertindak dalam seluruh kegiatan Operasi Ketupat Salawaku 2024 sudah dipetakan dan dilaksanakan oleh seluruh personel TNI, Polri dan instansi terkait," kata Kepala Polda Maluku Inspektur Jenderal Polisi Lotharia Latif pada rapat koordinasi lintas sektoral untuk persiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah/2024 Masehi di Ambon, Selasa.

Kapolda mengatakan rakor lintas sektor ini untuk menyamakan persepsi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya.

Baca juga: Polda Maluku latihan pra operasi Ketupat Salawaku 2023

Ia berharap ada keterpaduan gerak langkah di lapangan sehingga pelayanan dan pengamanan masyarakat selama arus mudik dan balik serta libur Lebaran bisa berlangsung aman, lancar dan kondusif.

"Rakor ini juga sebagai tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi yang dilaksanakan Mabes Polri pada 20 Maret 2024. Ini juga wujud kesiapan Polri, TNI, pemda, dan instansi terkait dalam menghadapi perayaan Idul Fitri 1445 Hijriah," ujarnya.

Operasi Ketupat dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia mulai tanggal 4 hingga 16 April 2024.

Baca juga: Kapolda Maluku: Operasi Ketupat Salawaku 2022 amankan titik rawan, begini penjelasannya

"Untuk kesiapan dan kelancaran operasi itu, Polri melaksanakan simulasi dan koordinasi dengan semua pihak dan bersama-sama bekerja sesuai bidang tugas masing-masing demi kelancaran pengamanan Lebaran," terangnya.

Kepala Staf Kodam XVI/Pattimura Brigadir Jenderal TNI Agung Pambudi pada kesempatan itu menyampaikan situasi keamanan di Provinsi Maluku saat ini cukup kondusif.

Untuk pengamanan Idul Fitri, Kodam Pattimura mendukung Polri menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dukungan itu mencakup berbagai aspek, mulai dari penjagaan titik rawan seperti pelabuhan, bandar udara, pusat keramaian, pusat rekreasi, dan rumah ibadah hingga kegiatan patroli bersama.

"Mari kita jadikan ini sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan dan meningkatkan toleransi antarumat beragama di tengah-tengah masyarakat," kata Kasdam.

Baca juga: Kapolda Maluku instruksikan jajaran siapkan Operasi Ketupat 2023

Pewarta: Winda Herman

Editor : Moh Ponting


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2024