Ambon (Antara Maluku) - Sebanyak 164 regu ikut memeriahkan Lomba Gerak Jalan Indah (LGJI) 2013 yang diselanggarakan Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AM-GPM) Kota Ambon.
Peserta terbagi menjadi kategori anak 45 regu, remaja 32, dewasa putri 15, dewasa putra 51, dan dewasa campuran 21 regu.
Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy saat membuka lomba, Sabtu, memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang konsisten menjadikan LGJI agenda tahunan di Kota Ambon.
Para peserta melintasai rute lomba yang dimulai dari Monument Gong Perdamaian Dunia, Jalan Pattimura, Jalan Ahmad Yani, Jalan Diponegoro, menuju Jalan AM. Sangadji, dan berakhir di ruasa Jalan AY Patty.
"Lomba yang dilakukan sejak 1980 harus berkualitas dan menjadi agenda tetap setiap tahun kota Ambon dalam rangka pengembangan pariwisata," katanya.
Menurut dia, pertimbangan dan manfaat yang diperoleh dari lomba tersebut yakni pembentukan karakter generasi muda serta konsolidasi pemuda gereja.
"Kedapan pelaksanaan lomba tersebut diharapkan tidak hanya diikuti peserta dari kota Ambon , tetapi kabupaten dan kota lain di Maluku bahkan tingkat nasional," ujarnya.
Dijelaskannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berkepentingan mensukseskan lomba tersebut guna pengembangan pariwisata.
"Hal yang harus diperhatikan adalah jadwal pelaksanaan LGJI setiap tahun, jika diatur dengan baik kita dapat menawarkan kepada para wisatawan lokal maupun mancanegara, karena kegiatan seperti ini belum tentu dilaksanakan di daerah lain di Indonesia," tandasnya.
Richard menambahkan, pelaksanaan LGJI beberapa aspek penting dalam penilaian adalah soal keindahan dan performance yang harus menjadi perhatian peserta.
"Saya minta peserta dapat menampilkan keindahan barisan, karena itu jangan ada peserta yang datang dengan rambut acak-acaka dan pakaian yang tidak layak, karena lomba ini menjadi bagian yang akan ditonton oleh wisatawan guna menggairahkan sektor pariwisata di daerah ini," katanya.
COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2013
Peserta terbagi menjadi kategori anak 45 regu, remaja 32, dewasa putri 15, dewasa putra 51, dan dewasa campuran 21 regu.
Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy saat membuka lomba, Sabtu, memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang konsisten menjadikan LGJI agenda tahunan di Kota Ambon.
Para peserta melintasai rute lomba yang dimulai dari Monument Gong Perdamaian Dunia, Jalan Pattimura, Jalan Ahmad Yani, Jalan Diponegoro, menuju Jalan AM. Sangadji, dan berakhir di ruasa Jalan AY Patty.
"Lomba yang dilakukan sejak 1980 harus berkualitas dan menjadi agenda tetap setiap tahun kota Ambon dalam rangka pengembangan pariwisata," katanya.
Menurut dia, pertimbangan dan manfaat yang diperoleh dari lomba tersebut yakni pembentukan karakter generasi muda serta konsolidasi pemuda gereja.
"Kedapan pelaksanaan lomba tersebut diharapkan tidak hanya diikuti peserta dari kota Ambon , tetapi kabupaten dan kota lain di Maluku bahkan tingkat nasional," ujarnya.
Dijelaskannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berkepentingan mensukseskan lomba tersebut guna pengembangan pariwisata.
"Hal yang harus diperhatikan adalah jadwal pelaksanaan LGJI setiap tahun, jika diatur dengan baik kita dapat menawarkan kepada para wisatawan lokal maupun mancanegara, karena kegiatan seperti ini belum tentu dilaksanakan di daerah lain di Indonesia," tandasnya.
Richard menambahkan, pelaksanaan LGJI beberapa aspek penting dalam penilaian adalah soal keindahan dan performance yang harus menjadi perhatian peserta.
"Saya minta peserta dapat menampilkan keindahan barisan, karena itu jangan ada peserta yang datang dengan rambut acak-acaka dan pakaian yang tidak layak, karena lomba ini menjadi bagian yang akan ditonton oleh wisatawan guna menggairahkan sektor pariwisata di daerah ini," katanya.
Editor : John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2013