Bupati Maluku Tenggara (Malra) M Thaher Hanubun, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa saat kunjungan perdana gubernur di daerah bertajuk Larwul Ngabal Kabupaten Maluku Tenggara.

 Bupati  berharap agar perhatian pemerintah provinsi dapat mempercepat pembangunan di wilayah kepulauan tersebut.

Kunjungan kerja perdana Gubernur Maluku dalam rangka kegiatan temu pemangku kepentingan Penguatan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tersebut berlangsung di monumen Landmark Kota Langgur, Senin (13/5).

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, yang untuk pertama kalinya mengunjungi Kepulauan Kei dalam kapasitasnya sebagai Gubernur, bersama Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa, Jajaran Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Malra, para tokoh adat, tokoh agama, Kepala desa dan perangkat desa, kepala sekolah, ormas, dan pelaku usaha serta warga sekitar.

Bupati Thaher Hanubun dalam sambutannya menyerukan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi menjaga harmoni sosial dan mempercepat pembangunan yang adil dan merata di wilayah perbatasan timur Indonesia tersebut.

Thaher menekankan bahwa Maluku Tenggara, dengan posisi strategis sebagai wilayah perbatasan dan pulau kecil terluar, memiliki peluang besar sekaligus tantangan berat. Ia, lantas mengkritisi bahwa potensi besar daerah ini belum diiringi pembangunan yang setara dan merata.

"Kami tidak meminta lebih dari apa yang menjadi hak kami sebagai bagian dari NKRI. Kami hanya ingin Maluku Tenggara mendapat perhatian setara, dengan kabupaten kota lain di provinsi Maluku," ucap Thaher.

Di hadapan Gubernur,  Bupati Thaher merinci sejumlah kebutuhan pembangunan mendesak yang memerlukan dukungan Pemerintah Provinsi Maluku.

"Pak Gubernur dan Ketua DPRD Provinsi tolong kami dibantu untuk penyelesaian  pembangunan Jembatan Dian Pulau Tetoat yang telah terbengkalai selama sembilan tahun, perbaikan Jembatan Rumadian–Dian Darat, dan percepatan pembangunan ruas jalan Ngurdu–Fako–Hollat–Ohoiraut," katanya.

Terkait program prioritas nasional, Thaher juga melaporkan kesiapan daerahnya dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih. 

Ia menyebut bahwa Koperasi Merah Putih Ohoi Kelanit menjadi koperasi pertama yang terbentuk di Provinsi Maluku.

Thaher juga mengimbau kepada masyarakat Malra, akan pentingnya menjaga stabilitas keamanan daerah dengan mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal melalui sinergi tiga pilar Adat, Kubni dan Agama . 

Ia mengajak semua elemen untuk meningkatkan kedewasaan sosial dalam merespons perbedaan serta menyerukan agar konflik diselesaikan dengan jalur hukum dan dialog.  (DS)

Pewarta: Rilis

Editor : Moh Ponting


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2025