Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Banda Neira memperkuat kapasitas Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) penjaga tahanan dengan pelibatan  langsung dalam proses razia blok hunian.

“Dengan terlibat langsung dalam razia, CASN tidak hanya mendapatkan pengalaman praktis, tetapi juga gambaran nyata tentang situasi dan dinamika yang terjadi di Lapas,” ujar Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban Lapas Banda Neira, Amier Azan dalam keterangan tertulis yang diterima di Ambon, Selasa.

Ia menjelaskan keterlibatan CASN dalam razia merupakan bagian dari proses orientasi agar dapat memahami peran dan tanggung jawabnya secara lebih mendalam.

Razia barang terlarang di Lapas Banda Neira ini  untuk memastikan terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi semua penghuni, baik bagi warga binaan maupun petugas.

Razia ini juga merupakan bagian dari komitmen Lapas Banda Neira untuk mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam pemberantasan handphone ilegal, pungutan liar, narkoba , serta barang-barang terlarang lainnya.

Razia yang berlangsung selama satu jam tersebut tidak menemukan handphone maupun narkoba. Namun, petugas berhasil menyita sejumlah barang terlarang, seperti sendok makan besi, gunting, paku, silet, korek api, peniti, pensil, bolpoin, alat cukur kumis, kaca cermin, botol bekas parfum, benang, dan jarum jahit pakaian, yang kemudian disita untuk dimusnahkan.

Melalui razia yang konsisten dilaksanakan, Lapas Bandanaira menegaskan komitmennya untuk mendukung program zero Halinar dan menciptakan lingkungan pembinaan yang kondusif bagi Warga Binaan.

Sementara itu alah satu CASN yang terlibat, Teo Christopher Rupidara, menyampaikan ini adalah pengalaman pertamanya dalam razia di Lapas.

“Saya merasa sangat terbantu dengan adanya kesempatan ini. Saya dapat memahami secara langsung bagaimana proses razia dilakukan dan betapa pentingnya keamanan di Lapas,” ungkapnya.

Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis

Editor : Ikhwan Wahyudi


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2025