Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) mengharapkan pentingnya menjaga ketertiban lalu lintas sebagai upaya mengurangi angka kecelakaan, terutama dalam menghadapi bulan suci Ramadhan.
"Melalui Apel Operasi Keselamatan Kie Raha 2026 ini, kita sama-sama berharap dapat mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas, terutama menjelang bulan suci Ramadhan," kata Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, Pemerintahan Pemprov Malut, Fachruddin Tukuboya pada gelaran apel Operasi Keselamatan 2026 di Ternate, Senin.
Dia menekankan pentingnya keselamatan lalu lintas sebagai penunjang ekonomi dan mobilitas masyarakat. Ia menyoroti data Integrated Road Safety Management System (IRSMS) Korlantas Polri yang menunjukkan peningkatan angka kecelakaan dan fatalitas di wilayah Maluku Utara.
Menurutnya, keselamatan adalah yang utama dan pertama. Kita harus sadar bahwa kelalaian sekecil apa pun di jalan raya dapat membawa dampak besar, bahkan kehilangan nyawa.
"Operasi keselamatan ini bukan semata penindakan, tetapi sebuah langkah edukasi untuk membentuk masyarakat yang sadar hukum dan sadar keselamatan," kata Fachruddin Tukuboya.
Mari jadikan momen Operasi Keselamatan Kie Raha 2026 sebagai langkah menuju tertib lalu lintas yang berkelanjutan.
Sementara itu , Wakapolda Maluku Utara, Brigjen Pol Stephen M Napiun mengimbau seluruh masyarakat untuk membudayakan tertib berlalu lintas.
"Mari bersama mematuhi aturan lalu lintas dengan mengenakan helm, melengkapi surat-surat kendaraan, serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas," katanya.
Wakapolda mengatakan, target operasi adalah menurunkan angka kecelakaan dan pelanggaran, meningkatkan kedisiplinan masyarakat, serta mewujudkan kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif.
Wakapolda Malut menginstruksikan agar pendekatan preemtif dan preventif yang humanis dikedepankan, sementara tindakan represif dijadikan alternatif terakhir. Ia juga meminta seluruh personel untuk meningkatkan peran, empati, dan tanggung jawab di lapangan.
Ia menekankan pentingnya menghindari perilaku berbahaya seperti melawan arus dan penggunaan knalpot brong juga NAPZA.
Editor : Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2026