Ambon, 20/12 (Antara Maluku) - Anggota DPD RI Nono Sampono menyatakan provinsi Maluku secara geografis berada pada posisi silang benua Asia-Australia dan sekaligus merupakan jalur penting lalu lintas perdagangan internasional.

Menurut dia, jalur laut kepulauan Indonesia merupakan wilayah lalu lintas dunia, dan atas dasar letak strategis tersebut tidak berlebihan jika Maluku sangat layak diusulkan menjadi poros maritim Indonesia, sejalan dengan visi Presiden menjadikan Indonesia bagai poros maritim dunia.

Poros Maritim menjadikan wilayah ini sebagai pintu masuk pusat kegiatan ekonomi nasional maupun regional, dengan memanfaatkan sumber-sumber kelautan dan perikanan.

Ia menjelaskan, poros maritim adalah upaya mengejawantahkan posisi geostrategis Maluku dalam pemanfaatan potensi-potensi kelautan dan perikanan baik secara ekonomis maupun secara strategis.

Ditambahkan, posisi Maluku juga sangat strategis karena berada pada kawasan perbatasan dengan Australia dan Timor Leste.

"Karena itu, ke depan perlu dibangun konektifitas wilayah selatan Indonesia dengan menjadikan salah satu pelabuhan di kawasan Maluku Tenggara sebagai pusat transit arus barang," katanya di Ambon, belum lama ini.

Pewarta: Marcel Kuhurima

Editor : John Nikita S


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2016