Kepolisian terpaksa membubarkan kerumunan massa yang membludak di gerai McDonald's di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Sumatera Utara, imbas dari promo BTS Meal yang dikeluarkan McD. Histeria ARMY grup Kpop BTS terjadi dimana-mana.
 
"Ini kita bubarkan karena melanggar protokol kesehatan. Ini rupanya seluruh Indonesia lagi ada promo seperti ini," kata Wakapolsek Medan Kota AKP AW Nasution di lokasi, Rabu.
 
Ia menyebut bahwa pihaknya juga telah meminta kepada pihak manajemen McDonald's untuk menghentikan promo tersebut agar tidak terjadi kerumunan.
 
"Kami sudah minta manajer-nya biar aplikasi yang dikirim dihentikan," ucap-nya menegaskan.

Baca juga: Histeria BTS Meal, Satpol PP tutup sejumlah resto McD Semarang karena kerumunan pembeli
 
Kerumunan massa yang membludak di gerai McDonald's di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Sumatera Utara, imbas dari promo BTS Meal yang dikeluarkan McDonald's. ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus
 
Sementara itu, salah seorang pengemudi ojek online (daring) bernama Onward mengeluhkan kerumunan yang terjadi akibat promo BTS Meal tersebut.
 
Ia mengaku khawatir akan terjadi klaster baru penyebaran COVID-19 akibat kerumunan tersebut.
 
"Kalau saya batalkan pesanan ini, mungkin tiga jam kemudian baru saya dapat orderan. Apapun ceritanya, mau pakai masker pun kalau tidak melakukan 3M itu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, COVID-19 pasti akan datang," ujarnya.
 
Pantauan ANTARA di lokasi hingga saat ini aparat kepolisian berusaha membubarkan ratusan pengemudi ojek daring yang masih mengantre.
 
Tak hanya di Jalan Sisingamangaraja, kerumunan antrean pembeli ini juga terjadi di sejumlah gerai McDonald's di beberapa lokasi di Kota Medan.

Baca juga: Serba-serbi BTS Meals di Indonesia, cara beli hingga konten eksklusif
Baca juga: Heboh, Ojol mengaku antre promo BTS Meals sampai berjam-jam

Pewarta: Nur Aprilliana Br. Sitorus

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2021