Ambon (Antara Maluku) - Dua pendaki asal Maluku Zainudin Tuasamu dan Firdan Kelrey akan mendaki "seven summits" atau tujuh puncak tertinggi di Indonesia, akhir Maret 2012.

Zainudin Tuasamu merupakan anggota Perhimpunan Pemuda Sadar Wisata Pecinta Alam (PPSWPA) - Kreativitas Anak-Anak Alam (KANAL) Ambon, dan Firdan Kelrey, Mahasiswa Pecinta Alam (MPA) Kewang Universitas Pattimura.

Keduanya akan menyelesaikan pendakian tersebut selama 150 hari, dalam kegiatan The Legend Expedition Pattimura Muda: Jejak Nusantara 2012 yang digelar oleh PPSWPA-KANAL Ambon.

Seven summits Indonesia yang akan didaki, yakni, Cartenzs Pyramid (4.884 mdpl) di Papua, gunung Kerinci (3.805 mdpl) di Sumatera, gunung Latimojong (3.680 mdpl) di Sulawesi, gunung Semeru (3.676 mdpl) di Pulau Jawa, gunung Binaiya (3.027 mdpl) di Maluku, gunung Rinjani (3.726 mdpl) di Sunda Kecil, dan gunung Bukit Raya (2.278m dpl) di Pulau Kalimantan.  

Ketua Umum PPSWPA-KANAL Ambon Chiselvia Hatala kepada ANTARA di Ambon, Rabu, mengatakan, selain seven summits, mereka juga akan mendaki 13 gunung tertinggi lainnya di Indonesia, antara lain, Tambora (2.851 mdpl) di Sumbawa, dan Agung (2.142 mdpl) di Bali.

"Karena ini kegiatan Jejak Nusantara, mereka tidak hanya mengibarkan bendera merah-putih di tujuh puncak tertinggi Indonesia, tapi juga 13 gunung lainnya," katanya.

Menurut dia The Legend Expedition Pattimura Muda : Jejak Nusantara 2012 merupakan program untuk memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI), sebagai pendaki asal timur Indonesia yang mampu mendaki tujuh gunung tertinggi di negaranya.

"Ini membuktikan bahwa pendaki dari timur Indonesia, khususnya Maluku juga mampu melakukan ekspedisi spektakuler. Selain itu kegiatan ini juga akan menumbuhkan rasa cinta tanah air dan alam," katanya.

Pewarta: Shariva Alaidrus
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026