Ternate (Antara Maluku) - Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Maluku Utara (Malut) membangun pasar kuliner khas daerah untuk meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

"Pasar yang menjadi pusat kuliner akan menyajikan berbagai makanan khas daerah Halbar seperti makanan popeda, gohu hingga kerajinan tangan masyarakat setempat," kata Bupati Halbar, Namto Hui Roba di Ternate, Rabu.

Ia mengatakan, pasar kuliner yang merupakan progam pembangunan industri dan perdagangan sebagai langkah strategis mewujudkan kesejahteraan dan peningkatan perekonomian, terutama meningkatkan taraf hidup para pelaku usaha di daerah ini.

Selain itu, kata Bupati, progam ini sebagai realisasi peraturan presiden nomor 28 tahun 2008 tentang kebijakan nasional sektor industri dan perdagangan yang mengamanatkan pada pemda kabupaten/kota untuk meningkatkan kemandirian lokal melalui pemanfaatan SDA yang dimiliki secara efesien dan optimal.

"Memang program tersebut merupakan upaya pemda dalam mewujudkan Halbar melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis perdesaan guna percepatan pembangunan," katanya.

Oleh karena itu, dengan adanya pasar kuliner yang menyajikan makanan khas daerah ini, akan mempermudah para wisatawan domestic maupun wisatawan mancanegara yang akan berkunjung ke Jailolo dapat menikmati makanan khas di pusat kuliner.

Bupati mengatakan, Kabupaten Halbar sebelumnya belum memiliki pasar yang terorganisir, olehnya itu, kehadiran program tersebut sebagai langkah maju.

Menurutnya, ada beberapa poin penting tentang program itu diantaranya menjadikan tempat bagi pelaku usaha kecil, karena sebagian besar pedagang golongan pengusaha kecil, menjadikan media promosi produk dalam negeri dan jaringan distribusi bahan pokok, sehingga membawa perubahan percepatan pembangunan daerah.

Bupati juga menginstruksikan kepada para PNS untuk menghidupkan pasar tersebut dengan setiap jam istrahat harus makan siang diseputaran pada warung makan kuliner.

Pewarta: Abdul Fatah
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026