Ambon (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Ambon mengeluarkan imbauan kepada para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak remaja menyikapi  meningkatnya  pergaulan bebas dan penyalahgunaan zat berbahaya di kalangan generasi muda.

“Hal ini sebagai wujud dukungan atas kebijakan Pemerintah Kota Ambon yang melarang anak-anak dan remaja untuk keluar di malam hari,” ujar Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol Yoga Putra Prima Setya di Ambon, Kamis.

Dirinya menyampaikan sejumlah hal yang perlu menjadi perhatian keluarga agar remaja tidak terjerumus dalam tindakan negatif,  orang tua diminta untuk memperhatikan aktivitas anak remaja agar  tidak terlibat perkelahian dan tawuran, tidak mengonsumsi minuman keras, tidak menggunakan narkotika dan tidak keluar malam tanpa pemberitahuan.

“Jangan biarkan masa depan anak kita hancur karena pergaulan yang salah dan kurang  bimbingan dari orang tua,” katanya.

Kampanye ini merupakan bagian dari pendekatan preventif Polresta Ambon dalam menekan angka kenakalan remaja yang dapat berujung pada tindakan kriminal dan gangguan keamanan.

Polresta juga mendorong kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam memberikan pengawasan serta pembinaan moral kepada anak-anak usia remaja.

“Polresta Ambon melalui Humas terus memanfaatkan media sosial untuk menjangkau publik secara luas, menyampaikan edukasi dan peringatan dini seputar isu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di kalangan generasi muda,” tuturnya.

Berkaitan dengan hal itu Bunda Genre Kota Ambon Lisa Wattimena juga telah mengimbau para remaja untuk tidak keluar malam dan terlibat dalam aktivitas negatif seperti mengonsumsi minuman keras hingga tawuran.

“Oleh karena itu, pola asuh yang tepat menjadi kunci dalam membimbing remaja agar tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, dan berakhlak baik,” tuturnya.

Selain itu, orang tua juga perlu menetapkan batasan dan aturan yang jelas, seperti jam malam, penggunaan media sosial, dan aktivitas luar rumah. Namun, aturan tersebut sebaiknya dibicarakan bersama, agar anak merasa dihargai dan paham alasan di balik setiap keputusan.



Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Ikhwan Wahyudi

COPYRIGHT © ANTARA 2026