"Dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak menemukan adanya beras plastik di pasaran Kota Ternate dan untuk melakukan pemeriksaan terkait dengan beredarnya Beras Sintetis, maka Kasat Polres bersama Badan POM dan Dinas perindustrian dan perdagangan (Disprindag) melakukan pengecekan di beberapa pasar seperti pasar Bastiong dan Pasar Higenis untuk melakukan pemeriksaan langsung ke lapangan, tetapi tidak ditemukan adanya beras bercampur plastik," kata Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Syamsuddin Losen di Ternate, Rabu.
Dalam pemeriksaan tersebut tidak ditemukan beras bercampur plastik yang meresahkan warga masyarakat Kota Ternate yang saat ini resah dengan keberadaan kasus beras bercampur yang jadi pembicaraan publik saat ini, sehingga dengan adanya pengecekan langsung tersebut agar masyarakat Kota Ternate Tidak perlu resah dengan adanya beras bercampur plastik.
Namun, dalam operasi tersebut bukan hanya, pemeriksaan pada beras saja, namun pemeriksaan dilakukan untuk sejumlah bahan makanan dan minuman yang sudah Expired, jika akan melakukan penyitaan secara langsung jika ditemukan di lapangan, pada saat pemeriksaan pekan lalu.
Dia mengaku, operasi tersebut yaitu merupakan langkah awal menindaklanjuti program Kapolri 100 hari kerja Kapolri, makanya Kapolda meminta agar barang-barang bersubsidi diawasi, makanya polisi bekerja sama dengan Balai POM dan Disprindag untuk melakukan Operasi pasar dan melakukan pengecekan di pasar maupun di Gudang mulai hari ini maupun seterusnya.
Akan tetapi, dilakukan pengecekan terkait dengan beredarnya beras sintetis tersebut kemudian nanti anggota di lapangan akan melakukan penyelidikan di sana baik itu di gudang maupun di Bulog.
"Bilamana ada informasi dari anggota kita di lapangan menyangkut dengan adanya indikasi adanya beras sintetis itu, maka kita akan melakukan koordinasi dengan Balai POM maupun Disprindag untuk langsung melakukan pengecekan ulang sesuai dengan informasi yang diperoleh," katanya.
Dia mengatakan, pengawasan yang dilakukan Kasat Polres dengan melakukan pengecekan di sejumlah pemasok beras maupun Bulog tersebut untuk menjaga kemungkinan jika terjadi pemasukan secara sengaja mau pun tidak sengaja.
Pewarta: Abdul Fatah: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.