Ambon (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Maluku berkolaborasi membangun perekonomian inklusif dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat dan dunia usaha.
“Perekonomian inklusif dimaknai sebagai sistem yang tidak hanya menumbuhkan angka pertumbuhan, tetapi juga memastikan pemerataan manfaat pembangunan ekonomi hingga ke pelaku usaha kecil, masyarakat desa, dan generasi muda,” kaya Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa di Ambon, Kamis.
Menurutnya tantangan dunia usaha ke depan semakin berat. Karena itu, sinergi antara Kadin, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk menciptakan iklim investasi yang sehat dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Ia mengatakan, bentuk konkret dari pembangunan ekonomi inklusif yang dimaksud yakni pendampingan UMKM agar lebih mudah mengakses modal dan pasar, penguatan rantai pasok antarwilayah sehingga hasil perikanan, perkebunan, dan pertanian dari desa-desa bisa dipasarkan hingga keluar Maluku.
Selain itu juga mendorong investasi yang melibatkan langsung kelompok masyarakat seperti koperasi dan kelompok tani. Tak hanya itu, perekonomian inklusif juga diwujudkan melalui pelatihan vokasi bagi generasi muda, pengembangan pariwisata berbasis komunitas di desa pesisir, dan pengolahan produk lokal seperti pala, cengkih, minyak kayu putih, serta rumput laut agar memberi nilai tambah bagi masyarakat.
“Saya berharap Kadin Maluku terus memperkuat perannya dalam mendampingi UMKM, menarik investasi, serta membangun konektivitas dengan pelaku usaha dari luar daerah bahkan luar negeri. Pemprov Maluku siap menjadi mitra strategis dalam mewujudkan Maluku yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemprov Maluku menghibahkan lantai satu Gedung Islamic Center Ambon untuk digunakan sebagai kantor baru Kadin Maluku.
Sementara itu Ketua Kadin Maluku, M.A.S. Latuconsina, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemprov Maluku.
Ia menyebutkan, Kadin merupakan wadah komunikasi, fasilitasi, dan advokasi perusahaan dengan pemerintah, sehingga menjadi mitra strategis di tingkat nasional maupun lokal.
“Atas nama seluruh jajaran Kadin, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemprov Maluku. Di bawah pemerintahan baru, Kadin Maluku selalu dilibatkan dalam perencanaan pembangunan. Karena itu, kami berharap keterlibatan pemerintah kabupaten/kota semakin diperkuat agar akses ekonomi merata,” ujarnya.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul AzisEditor : Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2026