Ternate (ANTARA) - Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda merombak kabinet eselon II di pemerintahannya memastikan setiap talenta terbaik ASN memiliki ruang untuk berkembang, belajar, dan berkontribusi lintas unit kerja.
"Gubernur Malut, ingin memastikan bahwa orang yang tepat, berada pada peran yang tepat, pada waktu yang tepat, dan dipandu oleh nilai-nilai yang benar. Karena jabatan bukan penghargaan, melainkan amanah yang harus dibuktikan melalui kinerja, tanggung jawab, dan keteladanan," kata Wagub Malut, Sarbin Sehe usai melakukan pelantikan pejabat eselon II di jajaran Pemprov Malut, Kamis.
Wakil Gubernur menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk kepercayaan dan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Dirinya juga menekankan pentingnya kerja sama lintas OPD, menghilangkan ego sektoral, serta memperkuat koordinasi dan komunikasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Adapun pejabat eselon II yang dilantik yakni Abubakar Abdullah sebelumnya Sekretaris DPRD menjadi Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan.
Suryanto Andili sebelumnya Kepala Dinas ESDM menjadi Kepala Biro Ekonomi, Fachruddin Tukuboya sebelumnya Kepala DLH menjadi Staf Ahli Bidang Hukum Politik Pemerintahan.
Asrul Gailea sebelumnya Asisten III Administrasi Umum menjadi Kepala Biro Kesra, Hairia sebelumnya Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum Politik Pemerintahan menjadi Kepala Dinas P3A.
Sukur Lila sebelumnya Kepala Dinas Kehutanan menjadi Asisten III Administrasi Umum dan Nirwan MT Ali sebelumnya Inspektur menjadi Kepala Dinas PTSP.
