Ternate (ANTARA) - Gedung Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Gambesi di Kota Ternate, Maluku Utara ambruk akibat diterjang angin kencang selama dua hari terakhir.
"Meskipun sejumlah fasilitas alami kerusakan, tetapi tidak mengganggu pelayanan kepada warga yang datang berobat ke Puskesmas yang berlokasi di Kelurahan Sasa, bahkan pagi tadi saya perintahkan seluruh staf untuk bersama - sama melakukan pembersihan material yang jatuh. Selain itu, juga tetap membuka pelayanan," kata Kepala Puskesmas Gambesi Bidawati Hasan saat dikonfirmasi di Ternate, Selasa.
Dia menjelaskan kejadian amburknya atap plafon gedung ruangan pelayanan di Puskesmas Gambesi pada Senin (10/11), saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang.
"Kejadiannya kemarin siang sekitar pukul 11.30 WIT dan kemarin masih buka pelayanan, karena masih ada warga yang mengantre untuk menunggu pelayanan, beruntung saat kejadian tidak ada korban," ujarnya.
Bidawati mengatakan pelayanan di Puskesmas Gambesi biasanya dibuka pukul 07.30 WIT dan tutup pelayanan hingga pada pukul 14.30 WIT
"Jam pelayanannya hingga sampai pukul 14.30 WIT, tetapi kalau ada pasien yang darurat, maka pelayanan masih tetap dibuka," kata Kepala Puskesmas Gambesi.
Dia menyatakan kejadian ambruknya atap plafon gedung Puskesmas Gambesi sudah dilaporkan ke Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate.
"Kita berharap semoga secepatnya bisa diperbaiki atap plafon yang rusak, karena Gedung Puskesmas Gambesi ini diresmikan sejak April 2019," katanya.
