Ambon (ANTARA) - Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Maluku mewisuda 413 lulusan yang diproyeksikan memperkuat layanan kesehatan hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Direktur Poltekkes Kemenkes Maluku, Dr Betty Sahertian, di Ambon, Sabtu mengatakan lulusan tahun ini memiliki keunggulan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena dibekali dengan dengan kompetensi dan pelatihan menangani situasi kegawat daruratan di berbagai situasi termasuk wilayah 3T.
“Tahun ini para lulusan punya kesiapan bekerja yang lebih matang. Mereka telah siap didayagunakan melalui berbagai macam pendidikan dan pelatihan kegawatdaruratan selama menjalani masa pendidikan,” kata dia.
Ia mengatakan, 413 lulusan yang diwisuda berasal dari program studi Keperawatan, Teknologi Laboratorium Medis (TLM), Gizi, Sanitasi, dan Kebidanan.
Ia mendorong pemerintah daerah membuka lebih banyak formasi tenaga kesehatan untuk penempatan di daerah-daerah terpencil guna menjawab kekurangan tenaga kesehatan di wilayah 3T.
“Kami berharap pemerintah daerah dapat membuka lowongan untuk wilayah-wilayah terpencil. Fakta hari ini, wilayah 3T masih cukup kekurangan tenaga kesehatan,” ujarnya.
Ia meyakini para lulusan mampu berperan aktif dalam peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat berbekal kompetensi yang mereka peroleh selama masa studi.
“Didikan dan semangat yang kita berikan dengan kompetensi yang ada membuat saya percaya lulusan bisa berbuat lebih dalam peningkatan pelayanan kesehatan,” katanya.
Tak hanya itu, kata dia lulusan Poltekkes Kemenkes Maluku juga diproyeksikan untuk mampu bersaing di tingkat internasional, khususnya melalui program penempatan tenaga kesehatan skema government to government (G to G) yang diinisiasi pemerintah Jerman.
“Kami sudah membuat pelatihan bahasa Jerman bagi para lulusan yang akan bekerja di sana,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath memberikan apresiasi atas keberhasilan Poltekkes Kemenkes Maluku yang kembali meluluskan ratusan tenaga kesehatan berkualitas.
“Dalam beberapa hari ini saya selalu hadir dalam acara wisuda, dan hari ini di Poltekkes ternyata ada 413 orang yang wisuda. Ini jumlah yang banyak dan itu menandakan Poltekkes sekolah yang bagus,” ujar dia.
Menurut dia , lulusan Poltekkes Kemenkes Maluku harus menjadi duta daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
“Tunjukkan bahwa anak Maluku bisa bersaing dan memberikan yang terbaik di mana pun kalian mengabdi. Bawa nama baik Maluku ke tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
