Ambon (ANTARA) -

Kepolisian Daerah (Polda) Maluku menegaskan komitmen memperkuat kolaborasi pertahanan bersama TNI lewat penetapan komponen cadangan (Komcad) 2025.

“Kehadiran Polda merupakan bentuk komitmen memperkuat Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) serta menjaga stabilitas keamanan nasional melalui sinergi TNI–Polri,” kata Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto, di Ambon, Jumat.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri upacara penetapan Komponen Cadangan (Komcad) Matra Darat Tahun 2025 yang digelar Kodam XV/Pattimura di Lapangan Merdeka, Ambon. Upacara tersebut turut dihadiri Gubernur Maluku, Pangdam XV/Pattimura, Kajati Maluku, Kabinda Maluku, pejabat Kemhan RI, unsur TNI–Polri, serta Forkopimda lainnya.

Kapolda menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap penetapan 200 personel Komcad yang telah menyelesaikan pendidikan dasar militer.

Dalam kesempatan itu, Kapolda menegaskan bahwa keberadaan Komcad menjadi bagian integral dari sistem pertahanan nasional yang juga berkaitan langsung dengan stabilitas keamanan daerah.

Ia menilai Maluku sebagai wilayah kepulauan yang strategis membutuhkan dukungan kekuatan pertahanan yang solid, tidak hanya dari TNI dan Polri, tetapi juga melalui komponen pendukung seperti Komcad.

Sebagai institusi yang bertanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polda Maluku memastikan siap mengawal setiap program pemerintah terkait keamanan, kedaulatan, dan pembangunan daerah. Sinergisitas lintas sektor, terutama TNI–Polri, dinilai menjadi fondasi utama terciptanya stabilitas wilayah.

Menurut Kapolda, keamanan merupakan elemen paling mendasar yang menentukan keberhasilan pembangunan Maluku. Stabilitas yang terjaga akan membuka ruang pertumbuhan ekonomi, investasi, peningkatan kualitas SDM, hingga kesejahteraan masyarakat.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Komcad yang telah menyelesaikan pelatihan dan siap mengemban peran sebagai bagian dari pertahanan negara,” ujarnya.

Ia berharap kehadiran Komcad mampu memperkuat ketahanan sosial masyarakat Maluku, menumbuhkan rasa cinta tanah air, dan meningkatkan kesiapsiagaan bela negara.

Sementara itu, Amanat Menteri Pertahanan yang dibacakan Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, menekankan pentingnya kesadaran bela negara di tengah kompleksitas ancaman modern, baik fisik maupun nonfisik. Komcad disebut sebagai wujud keterlibatan rakyat dalam sistem pertahanan nasional sekaligus simbol sinergi negara dan masyarakat dalam menjaga keutuhan NKRI.



Pewarta: Winda Herman
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026