Malra (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara memberikan penghargaan kepada 34 Guru PAUD dan Kepala SMP dam SMA atas jasa dan pengabdian mengabdi di daerah pelosok.
Penghargaan diberikan pada Upacara Hari Guru Nasional (HGN) 2025 sekaligus HUT ke-80 PGRI yang di Stadion Maren Langgur, Selasa (25/11).
Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun bertindak sebagai Inspektur Upacara dan membacakan pidato resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti.
Dalam pidato , Mendikdasmen menegaskan komitmen pemerintah meningkatkan kualitas dan kesejahteraan guru.
Sepanjang 2025, pemerintah memberikan beasiswa Rp3 juta per semester bagi 12.500 guru yang belum berpendidikan D-IV/S1, serta memperluas pelatihan seperti PPG, peningkatan kompetensi BK, deep learning, koding, hingga kepemimpinan sekolah.
Pemerintah juga memberikan tunjangan Rp2 juta per bulan bagi guru non ASN, tunjangan satu kali gaji pokok untuk guru ASN, serta insentif Rp300 ribu bagi guru honorer. Semua bantuan ditransfer langsung ke rekening penerima.
Mendikdasmen mengungkapkan bahwa kebijakan untuk guru akan terus ditingkatkan. Pada 2026, beasiswa diperluas menjadi 150.000 guru, insentif honorer naik menjadi Rp400 ribu, dan tugas administratif guru dikurangi agar mereka lebih fokus mengajar.
Ia menjelaskan pemerintah juga menyiapkan satu hari khusus belajar bagi guru setiap pekan.
Selain itu, pemerintah meneken nota kesepahaman dengan Polri untuk mendorong restorative justice bagi guru yang menghadapi persoalan hukum terkait tugas mengajar.
“Guru adalah agen pembelajaran dan peradaban,” tegas Mendikdasmen.
Ia mengajak orang tua dan masyarakat menghargai kerja keras para guru serta memperkuat kerja sama dalam mendidik anak. Kepada murid, Mendikdasmen menyampaikan pesan Presiden Prabowo:
"Belajar yang baik, cintai orang tua, hormati guru, rukun dengan teman, dan cintai tanah air,"katanya.
Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri pejabat daerah, jajaran Forkopimda, pengurus PGRI, para guru, serta ratusan pelajar dari berbagai sekolah.
Usai upacara dilanjutkan dengan penampilan kreativitas seni dan tarian oleh Siswa-siswi jenjang TK/PAUD,SD,SMP dan SMA. (DS).
