Ambon (ANTARA) -
Kepolisian Daerah (Polda) Maluku memperkuat strategi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah perkembangan teknologi dan meningkatnya tuntutan publik, melalui Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Perencanaan Umum dan Anggaran Tahun Anggaran 2025.
“Perencanaan merupakan fondasi kinerja organisasi Polri dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan publik, penegakan hukum, serta penjagaan Kamtibmas. Tanpa perencanaan yang baik, tugas kepolisian ke depan tidak akan berjalan maksimal,” kata Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto, di Ambon, Selasa.
Rakernis dibuka oleh Kapolda Maluku ditandai pemukulan tifa sebagai simbol dimulainya kegiatan. Hadir dalam agenda tersebut para pejabat utama Polda Maluku, Kapolres jajaran, Kabag Perencanaan Polres, Kasubag Perencanaan dan Administrasi Satker Polda, serta operator perencanaan.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Provinsi Maluku, Bappeda Provinsi Maluku, dan Ombudsman RI Perwakilan Maluku.
Menurut dia, perkembangan teknologi telah mengubah ekspektasi publik terhadap institusi kepolisian.
“Dulu ketika kita tersenyum saja masyarakat sudah senang. Sekarang masyarakat bilang, jangan hanya senyum, tetapi mana kerja dan pengabdian Bapak,” ujarnya.
Oleh karena itu, ia meminta seluruh jajaran fungsi perencanaan adaptif terhadap perubahan zaman, responsif terhadap tantangan, serta mampu menyusun strategi berbasis data yang menjawab kebutuhan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Polda Maluku juga menerima Piagam Penghargaan sebagai peringkat kedua lembaga dengan serapan anggaran terbesar di wilayah Maluku dari DJPB Provinsi Maluku.
Kapolda juga menyerahkan penghargaan internal kepada satuan kerja Polda dan Polres jajaran yang dinilai berprestasi dalam pengelolaan perencanaan dan anggaran.
Rakernis ini menjadi ruang konsolidasi dan sinkronisasi program, sekaligus memastikan implementasi pedoman kerja Polda Maluku dan program presisi Polri dapat berjalan optimal.
Kapolda menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi forum strategis untuk memperkuat kualitas tata kelola anggaran dan perencanaan di seluruh jajaran.
Agenda ini menunjukkan komitmen Polda Maluku dalam mendorong transformasi layanan publik berbasis akuntabilitas, transparansi, serta penggunaan data dan teknologi.
“Harapannya, melalui rakernis ini setiap satuan kerja dapat merumuskan strategi yang relevan dengan kebutuhan lapangan serta meningkatkan kepercayaan publik melalui kinerja nyata,” ucapnya.
