Ambon (ANTARA) - Komando Daerah Armada (Kodaeral) IX Ambon menyatakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Armada RI menjadi momentum strategis memperkuat kesiapsiagaan pertahanan laut dan menjamin keamanan wilayah kepulauan yang menjadi karakter utama Indonesia di kawasan timur Nusantara.
“Dengan mengusung tema Dengan semangat Jalesveva Jayamahe Koarmada RI siap mempersatukan kekuatan laut nusantara untuk mengantarkan rakyat sejahtera, bersatu, berdaulat, menuju Indonesia Maju,” kata Wakil Komandan Kodaeral IX (Wadan Kodaeral IX) Laksamana Pertama TNI Dr. Muhammad Risahdi di Ambon, Jumat.
Hal itu dikatakannya dalam Upacara HUT Armada RI Ke-2025 yang digelar di Lapangan Apel Markas Komando Kodaeral IX Ambon.
Peringatan ini disebut berorientasi tidak hanya pada tugas pertahanan, namun juga mendukung agenda pembangunan nasional jangka panjang untuk mewujudkan Indonesia Maju.
“Komando Armada Republik Indonesia yang dibentuk pada 1959 sebagai tonggak terbentuknya kekuatan pertahanan laut nasional,” ujarnya.
Mengutip amanat Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, Wadan Kodaeral IX, mengatakan, bahwa HUT Armada RI menjadi pengingat bagi seluruh prajurit sebagai penerus untuk menjaga, mempertahankan, dan meningkatkan kebesaran TNI AL sebagai kekuatan maritim bangsa.
“Prajurit diminta menjaga kehormatan, menjunjung tinggi loyalitas, serta terus meningkatkan profesionalisme sebagai benteng samudra dan garda terdepan pertahanan laut Indonesia,” demikian pesan Kasal.
Wadan Kodaeral IX juga menyampaikan bahwa tantangan keamanan maritim di wilayah kepulauan timur membutuhkan kehadiran armada yang semakin kuat, responsif, dan mampu menjawab persoalan kontemporer mulai dari pelanggaran wilayah, penyelundupan, hingga dinamika geopolitik global.
“Selamat Hari Armada RI Tahun 2025. Semoga Armada RI selalu menjadi ksatria penjelajah samudra yang mampu menjaga kedaulatan Laut Nusantara dengan keberanian dan kehormatan,” ucapnya.
Peringatan HUT Armada RI di Ambon turut diisi dengan rangkaian agenda pembinaan tradisi, kegiatan sosial, dan aksi kemaritiman yang bertujuan meningkatkan kedekatan TNI AL dengan masyarakat pesisir serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga ruang laut Indonesia.
