Ambon (ANTARA) -
Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku menjalin kerja sama dengan SMK Negeri 6 Kepulauan Tanimbar untuk meningkatkan kualitas dan kemajuan pendidikan vokasi pertanian di daerah tersebut.
“Kami berharap melalui kemitraan ini, para siswa dapat memperoleh pengalaman lapangan yang relevan dan mampu bersaing di dunia kerja maupun dunia usaha,” kata Kepala Balai BRMP Maluku Gunawan, di Ambon, Sabtu (6/12).
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Ambon. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mendorong inovasi, peningkatan kompetensi, serta pembangunan sumber daya manusia sektor pertanian.
Gunawan menekankan pentingnya modernisasi pertanian sebagai fondasi peningkatan produktivitas daerah.
Penandatanganan PKS dilakukan antara BRMP Maluku dan SMK Negeri 6 Kepulauan Tanimbar yang diwakili Plt. Kepala Sekolah, Wilhelmina Naressy. Kesepakatan kerja sama berlaku selama lima tahun, mulai 4 Desember 2025 hingga 4 Desember 2030.
Ruang lingkup PKS mencakup praktik kerja lapangan (PKL), magang guru, uji kompetensi keahlian (UKK), penggunaan sarana dan prasarana pertanian, menghadirkan guru tamu, hingga pengembangan dan sinkronisasi kurikulum. Berbagai kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat keterampilan praktis siswa, khususnya pada Program Keahlian Agribisnis Tanaman.
Pihak sekolah menyambut positif inisiatif kolaborasi ini. Menurut Plt. Kepala Sekolah, kerja sama tersebut menjadi peluang untuk meningkatkan penyelarasan pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri serta mendorong peningkatan mutu lulusan.
“Kami menyambut baik kerja sama ini karena sangat relevan untuk pengembangan kompetensi siswa pada bidang agribisnis tanaman. Kami berharap kolaborasi ini dapat membuka akses pembelajaran yang lebih aplikatif dan sesuai kebutuhan industri pertanian,” ujar Plt. Kepala SMK Negeri 6 Kepulauan Tanimbar, Wilhelmina Naressy.
Dengan adanya kemitraan ini, kedua institusi berkomitmen membangun sinergi berkelanjutan guna memperkuat ekosistem pendidikan vokasi dan pengembangan sumber daya manusia pertanian di Kepulauan Tanimbar.
