Ambon (ANTARA) - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Maluku memberikan pelatihan pemasaran digital atau digital marketing bagi wirausaha pemula di Kota Ambon sebagai upaya mendorong percepatan peningkatan daya saing dan kemampuan pemasaran produk UMKM di era digital saat ini.
Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Maluku, Rin Hartami, di Ambon, Selasa mengatakan, pelatihan tersebut diikuti 30 wirausaha pemula dengan usaha yang rata-rata sudah berjalan minimal enam bulan, bahkan ada yang usahanya sudah berumur 13 tahun.
"Tetapi fokus kita memang untuk mereka yang usahanya masih baru berusia sekitar enam bulan agar mampu mempertahankan eksistensi usahanya dalam skala pasar yang terus berubah,” katanya.
Rin mengakui masih banyak pelaku wirausaha muda yang belum memanfaatkan media sosial secara optimal untuk memasarkan produk mereka, padahal platform digital saat ini menjadi saluran promosi dengan jangkauan paling luas dan biaya paling efisien.
“Dalam pelatihan ini mereka mendapatkan kiat-kiat digital marketing, mulai dari membangun konten, strategi branding, hingga bagaimana membaca kebutuhan pasar melalui platform digital,” ujarnya.

Selain pelatihan, Dispora Maluku juga melakukan pendampingan berkelanjutan kepada wirausaha yang telah dibina sebagai bentuk komitmen memberikan ruang tumbuh bagi ekonomi kreatif pemuda di daerah.
Namun, menurutnya tujuan akhir dari pelatihan ini tidak berhenti pada peningkatan kapasitas saja, tetapi pada 2026 pendampingan diarahkan pada pemberian bantuan modal sehingga para wirausaha pemula dapat merasakan dukungan nyata dari pemerintah dalam pengembangan usaha mereka.
Saat ini, kata Rin, jumlah wirausaha pemuda yang sedang dibina Dispora Maluku di Kota Ambon telah mencapai 130 UMKM atau wirausaha pemula dengan mayoritas bergerak di bidang desain grafis, fesyen, hingga bisnis makanan.
“Kami berharap pelatihan ini bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi mengubah kebiasaan pemasaran mereka menjadi lebih modern, lebih efektif, dan berorientasi pada pasar digital,” pungkasnya.
