Ambon (ANTARA) -
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan dalam upaya melindungi kawasan Suaka Margasatwa (SM) Gunung Sahuwai melalui kegiatan sosialisasi dan penyadartahuan penerbitan aktivitas di kawasan konservasi tersebut.
“Perlindungan Suaka Margasatwa Gunung Sahuwai tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi dan peran aktif masyarakat agar kawasan ini tetap lestari dan memberi manfaat bagi kehidupan bersama,” kata Kepala BKSDA Maluku Danny Hendry Pattipeilohy, di Ambon, Minggu.
Kegiatan yang berlangsung di Dusun Olas, Desa Lokki, Kabupaten Seram Bagian Barat, itu menjadi ruang dialog antara masyarakat Dusun Ani dan Olas, pemerintah desa, serta para pemangku kebijakan terkait pengelolaan dan perlindungan kawasan konservasi.
Kepala BKSDA Maluku bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Seram Bagian Barat, Polsek SBB, dan Pemerintah Desa Lokki hadir langsung untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga SM Gunung Sahuwai sebagai kawasan yang menyimpan keanekaragaman hayati serta berfungsi sebagai penyangga kehidupan masyarakat sekitar.
Melalui pertemuan tersebut, masyarakat diajak memahami fungsi kawasan konservasi, aturan pemanfaatan, serta risiko yang dapat timbul akibat aktivitas yang tidak sesuai ketentuan di dalam kawasan suaka margasatwa.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami ingin masyarakat memahami fungsi kawasan konservasi serta risiko yang muncul jika aktivitas di dalam kawasan tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Selain meningkatkan pemahaman, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen dan kolaborasi bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian SM Gunung Sahuwai secara berkelanjutan.
Sebagai tindak lanjut, BKSDA Maluku menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pendampingan dan komunikasi dengan masyarakat sekitar kawasan guna memastikan perlindungan SM Gunung Sahuwai berjalan efektif, sekaligus mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga kelestarian sumber daya alam secara berkelanjutan.
BKSDA Maluku berharap, sinergisitas yang terbangun dapat mendorong pengelolaan kawasan konservasi yang lebih baik demi keberlanjutan lingkungan hidup dan generasi mendatang.
