Ambon (ANTARA) - Panitia Natal Nasional 2025 menyelenggarakan Perayaan Natal Nasional di Gereja Maranatha, Ambon, Maluku, sebagai bagian dari rangkaian perayaan Natal Nasional yang mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga”. 

Perayaan ini menjadi momentum iman yang menegaskan bahwa Natal tidak hanya dimaknai sebagai perayaan rohani, tetapi juga sebagai peristiwa kasih yang hadir dan bekerja nyata dalam kehidupan keluarga, gereja, dan masyarakat.

Perayaan Natal Nasional 2025 di Ambon dihadiri oleh 90 peserta yang terdiri dari tokoh gereja, unsur keamanan, penerima manfaat bantuan, serta warga masyarakat. 

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua PGIW Maluku dan Jajaran, Ketua Sinode GPM, Wakil Ketua II Sinode GPM, serta Anggota Sinode GPM. 

Turut hadir Kapolda Maluku, serta para penerima bantuan yang berasal dari unsur masyarakat, pihak rumah sakit, mahasiswa, dan pelajar.

Pelaksanaan Natal Nasional di Ambon menjadi wujud kebersamaan lintas unsur dalam menghadirkan perayaan Natal yang sederhana namun bermakna, serta menyentuh langsung kebutuhan umat dan masyarakat. 

Kehadiran para penerima manfaat menegaskan bahwa pesan Natal dihadirkan melalui tindakan nyata yang memperkuat ketahanan keluarga dan komunitas.

Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2025, Maruarar Sirait melalui siaran pers yang diterima di Ambon, Senin  pelaksanaan Natal Nasional di Ambon merupakan bagian dari komitmen Panitia Natal Nasional untuk menghadirkan perayaan Natal yang inklusif dan menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

 Menurutnya, tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” menjadi landasan utama seluruh rangkaian Natal Nasional 2025 di berbagai daerah.

“Natal Nasional 2025 kami rancang agar tidak berhenti pada seremoni. Melalui berbagai program sosial, pendidikan, dan kesehatan, kami ingin memastikan bahwa keluarga Indonesia benar-benar merasakan kehadiran kasih Tuhan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari rangkaian Natal Nasional 2025, Panitia Natal Nasional menyalurkan berbagai program bantuan berskala nasional. 

Di bidang kesejahteraan masyarakat, disiapkan 20.000 paket sembako yang disalurkan kepada masyarakat di sepuluh wilayah, termasuk Ambon. 

Selain itu, Panitia Natal Nasional juga menyalurkan bantuan pendidikan dan beasiswa senilai Rp10 miliar kepada 1.000 penerima manfaat di sepuluh wilayah Indonesia, dengan masing-masing penerima mendapatkan Rp10 juta.

Di bidang kesehatan, Panitia Natal Nasional 2025 menyalurkan bantuan berupa ambulans yang didistribusikan ke berbagai wilayah untuk mendukung pelayanan gereja dan masyarakat. 

Program ini dilengkapi dengan berbagai bentuk bantuan sosial lainnya yang ditujukan untuk memperkuat pelayanan gereja, mendukung komunitas, serta menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.

Pelaksanaan Natal Nasional 2025 dilakukan secara serentak di sepuluh titik di Indonesia, yakni Ambon, Toba, Manado, Jailolo Maluku Utara, Kalimantan Barat, Nias, Nusa Tenggara Timur, Papua Pegunungan, Toraja, dan Mentawai.

 Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dirancang sebagai satu kesatuan perayaan iman yang mengedepankan kesederhanaan, kebersamaan, dan dampak nyata bagi masyarakat.

 



Pewarta: Relis
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026