Ambon (ANTARA) - Komando Distrik Militer (Kodim) 1504/Ambon terus menggencarkan program wawasan kebangsaan kepada pelajar sebagai upaya menanamkan nilai persatuan, kesatuan, dan cinta tanah air sejak dini di wilayah Kota Ambon dan Pulau-Pulau Lease.
Komandan Kodim 1504/Ambon Kolonel Infanteri Hari Sandra di Ambon, Rabu mengatakan, wawasan kebangsaan menjadi salah satu program pembinaan teritorial yang secara konsisten disampaikan kepada masyarakat, khususnya generasi muda dan pelajar.
“Kami melalui para Danramil dan Babinsa secara rutin menyampaikan materi wawasan kebangsaan dan kedisiplinan kepada para pelajar, terutama saat pelaksanaan upacara bendera hari Senin di sekolah-sekolah,” kata dia.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memberikan pemahaman tentang nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga menjadi pesan moral untuk meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan di kalangan pelajar.
Menurut dia, Kodim 1504/Ambon juga berpesan agar para pelajar terus giat belajar demi kemajuan pribadi, keluarga, serta lingkungan tempat tinggal.
Ia melanjutkan, wawasan kebangsaan bagi pelajar penting karena mereka adalah generasi penerus bangsa yang harus memiliki pemahaman kuat tentang persatuan, toleransi, dan cinta tanah air di tengah derasnya arus globalisasi dan informasi digital.
Melalui wawasan kebangsaan, pelajar dibekali nilai Pancasila, disiplin, serta sikap saling menghargai dalam keberagaman, sehingga mampu menangkal paham negatif dan tumbuh menjadi sumber daya manusia berkualitas yang berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa.
“Kami berharap seluruh pihak dapat ikut ambil bagian dalam mengawal pertumbuhan generasi penerus bangsa ini, sehingga ke depan daerah kita memiliki sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu membawa Maluku menjadi lebih maju,” ujarnya.
Selain melalui kegiatan di sekolah, upaya peningkatan wawasan kebangsaan juga dilakukan melalui program Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI).
Kolonel Hari Sandra menjelaskan, program KKRI merupakan gagasan untuk menyiapkan pemuda sejak dini sebagai generasi penerus bangsa. Dalam program tersebut, perwakilan siswa SMA dan sederajat dari Ambon dan sekitarnya dikukuhkan di Rindam dan mengikuti pendidikan selama tiga hari.
“Para peserta diberikan pengetahuan, pelatihan, wawasan kebangsaan, serta pengenalan keterampilan militer terbatas untuk membangkitkan ketertarikan dan kecintaan mereka terhadap nilai-nilai kebangsaan,” katanya.
Ia menambahkan, sebanyak 500 siswa dari Kota Ambon dan wilayah Pulau-Pulau Lease terlibat dalam program tersebut, yang diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan memiliki semangat nasionalisme yang kuat.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul AzisEditor : Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2026