Ambon (ANTARA) - Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kota Ambon menggencarkan pelatihan teknologi informasi (TI) untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah tersebut.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku dr Mauliwaty Bulo di Ambon, Rabu, mengatakan penguatan kompetensi bidang TI menjadi salah satu fokus utama hasil koordinasi tindak lanjut Focus Group Discussion (FGD) Training Need Analysis (TNA) antara BKKBN Maluku dan BPVP Ambon.

“Pelatihan teknologi informasi dan komunikasi menjadi kebutuhan mendesak masyarakat saat ini, seiring dengan perkembangan digital yang menuntut SDM Maluku untuk lebih adaptif, kompeten, dan berdaya saing,” ujar dia.

Melalui FGD TNA tersebut, BKKBN Maluku dan BPVP Ambon menyepakati tiga jenis pelatihan prioritas yang akan dikembangkan, yakni pelatihan teknologi informasi dan komunikasi, pelatihan refrigerasi, serta pelatihan bagi lanjut usia (lansia).

Dia menjelaskan pelatihan TI tidak hanya menyasar generasi muda, tetapi juga kelompok usia produktif lainnya agar mampu memanfaatkan teknologi dalam meningkatkan produktivitas dan kemandirian ekonomi keluarga.

Peserta akan dibekali keterampilan praktis yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan aktivitas ekonomi digital masyarakat.

Materi pelatihan difokuskan pada penguasaan dasar hingga menengah teknologi informasi, seperti pengoperasian komputer, pengelolaan data, pemanfaatan aplikasi perkantoran, serta penggunaan internet dan media digital secara produktif dan aman.

Dirinya menjelaskan pelatihan TI dirancang berbasis praktik langsung agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Pada saat pelatihan, peserta akan lebih banyak melakukan praktik, mulai dari penggunaan perangkat digital, pengolahan informasi, hingga pemanfaatan teknologi untuk mendukung usaha, pelayanan publik, dan kegiatan administrasi keluarga,” katanya.

Ia mengatakan peserta juga akan diberikan pemahaman tentang literasi digital, termasuk etika bermedia, keamanan data, serta pemanfaatan platform digital untuk meningkatkan produktivitas dan peluang ekonomi.

Pelatihan tersebut dilaksanakan secara bertahap dan terstruktur oleh instruktur BPVP Ambon yang berkompeten, dengan metode pembelajaran yang disesuaikan dengan latar belakang peserta, sehingga seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan secara optimal dan berkelanjutan.

“Sinergi lintas sektor ini kami dorong agar program pelatihan benar-benar tepat sasaran, terencana, dan berkelanjutan, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Maluku,” katanya.

BKKBN Maluku akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk lembaga pelatihan vokasi, guna memastikan pengembangan SDM berjalan sejalan dengan kebutuhan pasar kerja dan pembangunan daerah.

 



Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026