Ambon (ANTARA) -
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Moluccas Coastal Care (MCC) kembali menunjukkan konsistensi dalam membina generasi muda peduli lingkungan melalui penyelenggaraan Kewang Muda Maluku 2026 (Angkatan IV) di Rumah Kewang Negeri Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.
“Kegiatan bertema 'Roots of Energy' ini menegaskan pentingnya hutan dan laut sebagai akar energi kehidupan masyarakat Maluku, sekaligus mendorong keterlibatan aktif pemuda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan berbasis kearifan lokal,” kata Ketua MCC Teria Salhuteru di Ambon, Senin.
Program tersebut dibuka secara resmi oleh perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku yang mengapresiasi komitmen MCC dalam membina generasi muda berbasis nilai adat kewang serta konsisten menghadirkan ruang edukasi lingkungan yang partisipatif.
Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari PT PLN Persero UIW Maluku dan Maluku Utara melalui program Roots of Energy --Hari Menanam Pohon Indonesia 2025-- Penanaman Mangrove, sebagai bagian dari komitmen pelestarian lingkungan dan penguatan ekosistem pesisir di Maluku.
Sebagai wilayah kepulauan, Maluku menghadapi beragam tantangan lingkungan, mulai dari kerusakan hutan, degradasi pesisir dan laut, persoalan sampah, hingga dampak perubahan iklim.
Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap ekosistem serta kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat yang bergantung pada sumber daya alam.
Teria menyampaikan Kewang Muda Maluku menjadi ruang pembinaan dan penguatan kapasitas generasi muda berbasis nilai adat kewang.
Menurut dia, hutan dan laut merupakan satu kesatuan energi kehidupan yang harus dijaga secara bersama.
“Anak muda Maluku harus memahami bahwa hutan dan laut adalah satu kesatuan energi kehidupan. Melalui Kewang Muda, kami ingin menanamkan kembali nilai-nilai kewang sebagai sistem penjagaan alam berbasis kearifan lokal,” ujarnya.
Sejak pertama kali dilaksanakan pada 2021, program ini telah melahirkan 58 alumnus yang tersebar di 11 kabupaten/kota di Maluku. Tahun ini, 21 pemuda dari komunitas, sekolah, organisasi kepemudaan, serta wilayah adat pesisir dan pulau-pulau kecil mengikuti kegiatan berkonsep pembelajaran perkemahan yang edukatif dan partisipatif.
Selama tiga hari, peserta mendapatkan materi penguatan nilai kewang dan spiritualitas adat, hutan dan laut sebagai sumber energi kehidupan, komunikasi lingkungan dan kepemimpinan pemuda, pengelolaan sampah berbasis anak muda, hingga penulisan ilmiah dan penyusunan rencana aksi.
Peserta juga terlibat dalam aksi penanaman mangrove sebagai implementasi tema “Roots of Energy”.
Melalui kegiatan ini, MCC menargetkan meningkatnya pemahaman peserta mengenai keterhubungan hutan dan laut, bertambahnya jumlah alumnus menjadi 79 Kewang Muda Maluku, serta tersusun rencana aksi lingkungan berbasis komunitas dan adat sebagai upaya menjaga keberlanjutan Maluku kini dan masa depan.
Pewarta: Winda HermanEditor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026