"Pelaku diduga menggunakan karcis palsu untuk memungut retribusi jalan masuk tempat kuliner samping Jatiland Mall untuk kepentingan pribadi. Bahkan modus yang dilakukan oknum PNS ini, karcis difoto copy, dan karcis asli tak digunakan, karena kasus ini diketahui beberapa hari belakangan setelah Dishubkominfo mengecek keasliannya, ternyata palsu. Praktek ini dilakukan oknum di Dishubkominfo, ini pemicu turunnya PAD Ternate," kata Kepala Bidang Darat Dishubkominfo Kota Ternate, Facrudin di Ternate, Minggu.
Dia mengatakan, ada oknum PNS sengaja menggunakan karcis palsu untuk memungut retribusi kendaraan yang masuk keluar keluar di lokasi samping pelabuhan speadboat Sidangoli itu.
Prakteknya baru diketahui awal Januari 2016, sementara yang bersangkutan melakukan aksinya sejak 25 Desember 2015 dan sesuai hasil penelusuran, pelaku berinisial R menggunakan karcis palsu memungut retribusi sejak Desember 2015, modusnya memfoto copy karcis dari karcis asli.
Disebutkan, pihaknya akan memberikan sanksi kepada yang bersangkutan, namun bentuk sanksinya seperti apa Fahruddin sendiri belum mengetahui. Dan sanksinya masih dalam proses, dalam waktu dekat segera keluar.
Dia mengakui, oknum bersangkutan sebelumnya pernah dinonaktifkan sebagai petugas parkir dengan adanya kejadian ini, pihaknya memerintahkan kepada UPTD melalui pengawasan parkir agar setiap saat melakukan pengecekan kemungkinan karcis palsu beredar.
"Intinya dia sudah dinonaktifkan sebagai petugas pemungut retribusi parkir, oknum tersebut dengan sengaja memfoto copy karcis satu blog senilai Rp100.000. Sesuai keterangan oknum bersangkutan hanya menfoto copy Rp100.000 sebanyak seratus lembar, kejadian seperti ini baru pernah terjadi di Dishubkominfo Ternate," kata Fahruddin.
Pewarta: Abdul Fatah: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.