Ambon (ANTARA) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah distributor pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga bahan pokok di daerah itu.
Kepala Disperindag Kota Ambon, Herman Tetelepta, di Ambon, Kamis mengatakan sidak tersebut dilakukan bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kota Ambon sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kelangkaan dan lonjakan harga.
“Sidak ini merupakan upaya preventif untuk memastikan stok bahan pokok tersedia dalam jumlah cukup serta distribusinya berjalan lancar menjelang Idul Fitri. Kami juga ingin mencegah adanya praktik penimbunan yang bisa merugikan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejumlah lokasi yang menjadi sasaran sidak meliputi Distributor Ayam Sehat, Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), Gudang Perum Bulog Halong, CV Berkat Abadi, CV Bintang Cemerlang Sejati, serta CV Gema Rejeki.
Dari hasil pemantauan di lapangan, kata Herman, stok komoditas strategis seperti beras, gula, minyak goreng, daging ayam, dan kebutuhan pokok lainnya terpantau dalam kondisi cukup. Proses distribusi dari distributor ke pasar-pasar tradisional maupun ritel modern juga berjalan tanpa kendala berarti.
“Kami tidak menemukan indikasi penimbunan ataupun pengurangan volume distribusi. Harga masih relatif stabil dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Berkaitan dengan hal itu kata dia saat ini harga bahan pokok di Kota Ambon menunjukkan kondisi relatif stabil untuk sebagian besar komoditas kebutuhan pokok masyarakat. Harga di pasar tradisional Mardika dan sekitarnya, menunjukkan beras dipasarkan pada kisaran Rp16.000 sampai Rp19.000 per kilogram tergantung kualitas, gula pasir dijual sekitar Rp18.000-Rp21.000 per kilogram.
Kemudian minyak goreng kemasan dipatok sekitar Rp20.000 per liter, daging ayam ras berada di kisaran Rp50.000-Rp53.000 per kilogram, bawang merah berada di kisaran Rp45.000-Rp50.000 per kilogram, dan bawang putih sekitar Rp38.000-Rp45.000 per kilogram.
Cabai rawit masih relatif tinggi pada Rp70.000-Rp90.000 per kilogram, sementara cabai keriting sekitar Rp30.000-Rp40.000 per kilogram.
Disperindag Kota Ambon, lanjutnya, akan terus melakukan pengawasan secara berkala hingga mendekati puncak perayaan Idul Fitri untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga.
“Pemerintah Kota Ambon melalui Satgas Pangan berkomitmen menjaga ketersediaan bahan pokok agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik dan perayaan Idul Fitri dapat berlangsung dengan tenang,” ujar dia.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul AzisEditor : Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.