Ambon (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan kesiapan kehandalan suplai dan layanan energi  untuk mendukung aktivitas ibadah, mobilitas mudik, serta kegiatan ekonomi masyarakat di wilayah Papua dan Maluku.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo di Ambon, JUmat mengatakan meski wilayah Papua dan Maluku tidak seramai di wilayah Indonesia lainnya untuk perayaan Idul fitri maupun kegiatan mudik, Pertamina Patra Niaga tetap melakukan antisipasi lonjakan konsumsi energi masyarakat serta memastikan keamanan stok energi.

Tetap ada puncak arus mudik yang diprediksi terjadi dua kali, periode 14-15 Maret 2026 ketika anak sekolah sudah mulai libur dan 18-19 Maret ketika mendekati perayaan Idul fitri. 

Begitu juga arus balik yang terjadi dua kali, 24-25  dan 28-29 Maret 2026.  Pertamina Patra Niaga telah melakukan pemetaan proyeksi atau kemungkinan peningkatan konsumsi energi pada periode-periode tersebut..

“Seluruh infrastruktur operasional, lembaga penyalur, dan kehandalan stok telah ditambah sejak awal Februari 2026, agar selama Ramadan hingga jelang Idul fitri masyarakat bisa tenang melakukan berbagai aktivitas dan ibadahnya," kata Awan. 

Untuk di wilayah Papua Maluku, katanya diproyeksikan terjadi peningkatan konsumsi BBM jenis gasoline atau bensin sekitar 3.8 persen minyak tanah 4.5 persen Avtur 1.5 persen dan LPG 17.5 persen.

Sedangkan untuk BBM gasoil diesel akan berkurang 10.6 persen dan BBM industri diprediksikan menurun 3.5 persen karena pada hari libur operasional logistik serta industri akan berkurang. 

Ia menjelaskan, mengantisipasi hal tersebut, 21 Fuel Terminal, 2 LPG Terminal, 12 Aviation Fuel Terminal, 2 SPBE LPG non subsidi, 338 mobil tanki, dan 21 kapal tanker suplai berada dalam kondisi baik dan siap beroperasi maksimal. 

Pada masa Satgas Ramadhan dan Idul fitri sarana dan fasilitas tersebut juga menyesuaikan waktu operasi, sehingga dapat siaga menyuplai lebih cepat sesuai kebutuhan. 

Untuk lembaga penyalur juga semua dalam kondisi baik siap melayani, 467 SPBU Reguler dan Non Reguler, 39 SPBU Nelayan,  228 Pertashop, 30 Agen LPG, dan 131 Agen Minyak Tanah.

Selain kesiapan sarfas dan lembaga penyalur, kami juga memiliki empat pilar layanan pada masa Ramadhan dan Idul Fitri, yakni pilar layanan energi seperti SPBU dan agen minyak tanah siaga, pilar wilayah atensi untuk jalur utama dan lokasi wisata, 

“Selain itu pilar promosi dari MyPertamina untuk masyarakat, dan pilar layanan tambahan berupa Serambi MyPertamina untuk singgah sejenak di tengah perjalanan," ujarnya.

Untuk layanan energi, disiapkan 506 SPBU siaga, 131 agen minyak tanah siaga, dan 30 agen LPG Siaga. Seluruh lembaga penyalur siaga ini akan beroperasi 24 jam atau jam operasional lebih lama, serta tetap buka saat libur Idul fitri, terutama di wilayah-wilayah atensi tadi yang merupakan lokasi perayaan, lokasi wisata, jalur utama mudik, atau pun wilayah rawan bencana.

Tidak lupa, di sektor aviasi, Pertamina turut menghadirkan diskon 10 persen Avtur di 37 bandara pada periode 14–29 Maret 2026, sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran operasional penerbangan selama periode mudik Lebaran.

Ia menambahkan, layanan tambahan Serambi MyPertamina juga telah beroperasi melayani masyarakat di Bandara Domine Eduard Osok, Sorong sejak 9 Maret 2026 ketika Satgas Ramadhan dan Idul fFtri Pertamina dimulai. 

Di Serambi MyPertamina, masyarakat bisa menikmati layanan gratis berupa mini klinik, kursi pijat, makanan ringan dan minuman, serta yang berbeda adalah ada layanan porter gratis bagi penumpang pesawat. 

Beberapa pola suplai alternatif juga sudah direncanakan sebagai antisipasi kondisi-kondisi tertentu. Masyarakat tidak perlu khawatir dan mari konsumsi energi sesuai kebutuhan.

"Seluruh layanan ini disiapkan untuk memastikan kelancaran, kemudahan, kenyamanan masyarakat mendapatkan BBM, LPG, minyak tanah, serta untuk memastikan suplai BBM kepada layanan transportasi pendukung mudik baik darat, udara, dan laut.," kata Awan. 



Pewarta: Penina Fiolana Mayaut
Editor : Ikhwan Wahyudi

COPYRIGHT © ANTARA 2026