Ambon (ANTARA) -
Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Provinsi Maluku meminta kelompok tani memaksimalkan proses perbenihan agar target produksi dapat tercapai secara optimal.
“Pentingnya peningkatan kerja sama tim agar seluruh tahapan perbenihan dapat berjalan lancar dan sesuai target yang telah ditetapkan,” kata Plt Kepala BBRMP Maluku Gunawan di Ambon, Selasa.
Selain perbenihan, BBRMP Maluku juga menyoroti percepatan penyelesaian Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL). Koordinasi dengan ketua kelompok kerja dan tim lapangan dinilai perlu terus diperkuat agar proses tersebut segera rampung, terutama menjelang Idul Fitri.
Hal itu, lanjutnya, menjadi penting karena masih terdapat sejumlah tanggung jawab yang harus diselesaikan, khususnya di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat dan Maluku Tengah.
Gunawan turut memaparkan capaian program strategis Kementerian Pertanian dalam mendukung swasembada pangan. Hingga pertengahan Maret, realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) telah mencapai 1.636 hektare atau sekitar 70 persen dari target 2.313 hektare.
“Seluruh pihak diharapkan terus bekerja maksimal agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai sesuai rencana,” katanya.
Ia menegaskan bahwa program swasembada pangan tidak hanya berfokus pada LTT, tetapi juga mencakup berbagai program lain seperti optimalisasi lahan, cetak sawah, serta bantuan pertanian lainnya.
Ia juga mengingatkan seluruh pegawai untuk memahami petunjuk teknis yang telah ditetapkan, menjalankan tugas dengan baik, serta menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan kerja.
Sementara itu, Koordinator Pendampingan Modernisasi Pertanian, Jacob Ayal, menyebutkan bahwa kegiatan perbenihan padi di Desa Waimital, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), telah memasuki tahap penanaman.
Untuk mendukung percepatan tersebut, BBRMP Maluku juga akan terus melakukan pendampingan teknis kepada kelompok tani, mulai dari penyediaan benih unggul hingga penguatan manajemen budidaya di lapangan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kualitas hasil pertanian.
Selain itu, pengawasan dan evaluasi berkala akan dilakukan guna memastikan seluruh program berjalan sesuai rencana. BBRMP Maluku menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan para petani dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah Maluku.
Pewarta: Winda HermanEditor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026