Ternate (ANTARA) - Personel Pos Pengamanan Terpadu Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut), terus mengintensifkan kegiatan preventif di lapangan. Salah satunya melalui patroli Blue Light yang dilaksanakan di seputaran Sofifi.

"Patroli ini dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Kie Raha Tahun 2026," kata Kasatgas Kamseltibcarlantas Kompol Ranto Eko Mardayanto saat memimpin kegiatan patroli bersama sejumlah personel gabungan di Ternate, Senin.

Patroli menyasar titik-titik strategis yang dinilai rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas maupun tindak kriminalitas, khususnya pada malam hari.

Dia mengatakan, dengan menyalakan lampu rotator berwarna biru sebagai ciri khas patroli malam, kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan efek pencegahan (deterrent effect) terhadap potensi gangguan keamanan. Sejumlah lokasi keramaian, ruas jalan utama, hingga kawasan yang kerap menjadi tempat berkumpulnya warga turut menjadi fokus pengawasan.

Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pemantauan situasi kamtibmas, tetapi juga aktif berinteraksi dengan masyarakat.

Petugas memberikan imbauan secara langsung kepada warga, khususnya para pemuda yang masih beraktivitas di malam hari, agar senantiasa waspada dan menghindari tindakan yang dapat memicu terjadinya gangguan keamanan maupun kecelakaan lalu lintas.

Kasatgas Kamseltibcarlantas Kompol Ranto Eko Mardayanto menjelaskan bahwa patroli Blue Light merupakan salah satu langkah strategis yang bersifat preventif dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama Operasi Ketupat Kie Raha 2026 berlangsung.

"Patroli ini kami laksanakan secara rutin sebagai upaya untuk meminimalisir potensi gangguan kamtibmas, baik itu kecelakaan lalu lintas maupun kejahatan jalanan. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujarnya.

Lebih lanjut, dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

Menurutnya, sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan kondisi yang kondusif, terlebih pada momentum arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri.

"Melalui patroli Blue Light ini, kami juga mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Jika menemukan hal-hal mencurigakan, diharapkan segera melapor kepada pihak berwajib," tambahnya.

Operasi Ketupat Kie Raha sendiri merupakan operasi kepolisian terpusat yang digelar setiap tahun menjelang dan selama perayaan Idul Fitri. Operasi ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus mudik, menjaga keamanan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Dengan intensifikasi patroli Blue Light dan berbagai langkah pengamanan lainnya, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Sofifi dan sekitarnya tetap terjaga dengan baik, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas, termasuk mudik dan merayakan Idul Fitri, dengan aman dan nyaman," katanya.



Pewarta: Abdul Fatah
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026