Ambon (ANTARA) -

PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Ambon, Maluku menambah jam pelayanan penyeberangan pada puncak arus balik Lebaran yang diprediksi terjadi 24 hingga 25 Maret guna mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan.

“Penambahan jam operasional dilakukan secara situasional, bergantung pada kondisi antrean di lapangan. Jika terjadi kepadatan kendaraan, pelayanan penyeberangan akan diperpanjang hingga pukul 22.00 WIT bahkan bisa mencapai pukul 23.00 WIT,” kata General Manager ASDP Cabang Ambon Syamsuddin Tanassy, di Ambon, Senin.

Pada 22 Maret 2026, tercatat sebanyak lima kapal melayani lintas penyeberangan Waipirit–Hunimua dengan total 17 trip, yang beroperasi sejak pukul 06.00 WIT hingga 21.30 WIT.

Berdasarkan data, jumlah penumpang yang berangkat mencapai 1.434 orang, meningkat 36,70 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 1.049 penumpang.

Sementara itu, kendaraan roda dua tercatat sebanyak 850 unit atau naik 30,97 persen dibandingkan 2025 sebanyak 649 unit. Adapun kendaraan roda empat mencapai 217 unit atau melonjak 152,33 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 86 unit.

Secara kumulatif, total penumpang pada periode 13–22 Maret 2026 mencapai 9.581 orang atau naik 25,14 persen dibandingkan 2025 sebanyak 7.656 orang. Untuk kendaraan roda dua tercatat 5.514 unit atau naik 27,52 persen dari 4.324 unit pada 2025, sedangkan kendaraan roda empat mencapai 2.323 unit atau meningkat 17,32 persen dibandingkan 1.980 unit pada tahun sebelumnya.

“Lonjakan signifikan terutama pada kendaraan roda empat menunjukkan meningkatnya mobilitas masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi selama periode arus mudik dan balik Lebaran tahun ini,” ujarnya.

ASDP mengimbau pengguna jasa untuk mengatur waktu keberangkatan lebih awal serta mengikuti arahan petugas di lapangan guna menghindari kepadatan, terutama pada puncak arus balik yang diperkirakan terjadi dalam dua hari ke depan.

 



Pewarta: Winda Herman
Editor : Ikhwan Wahyudi

COPYRIGHT © ANTARA 2026