Ambon (ANTARA) -

PT Jasa Raharja cabang Maluku menyalurkan santunan kecelakaan lalu lintas selama periode arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026 sebesar Rp250 juta.

“Berdasarkan data rekap PAM Lebaran 2026, santunan yang disalurkan sebesar Rp250 juta, turun dari Rp468 juta pada 2025 atau mengalami penurunan 46,56 persen,” kata Kepala Jasa Raharja Kantor Wilayah Maluku M. Erwin Setia Negara, di Ambon, Rabu. 

Ia menjelaskan penurunan juga terjadi pada jumlah korban luka ringan yang turun dari 49 orang pada 2025 menjadi 35 orang pada 2026 atau berkurang 28,57 persen. Sebaliknya, korban luka berat meningkat dari 5 orang menjadi 7 orang atau naik 40 persen.

Sementara itu, jumlah kasus kecelakaan lalu lintas tercatat menurun dari 21 kasus pada 2025 menjadi 20 kasus pada 2026 atau turun 4,76 persen.

Kepala Jasa Raharja Maluku menyebutkan penurunan angka korban luka menjadi indikator positif dalam upaya menekan dampak kecelakaan selama arus mudik.

Ia menambahkan santunan bagi korban meninggal dunia juga telah disalurkan kepada ahli waris, dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak lima yang telah diserahkan, dan dua dalam proses verifikasi lapangan. 

Selama periode siaga Lebaran, Jasa Raharja mengerahkan 22 personel serta melakukan berbagai langkah preventif, mulai dari pemasangan 100 spanduk keselamatan di titik strategis, monitoring data kecelakaan secara daring 24 jam, hingga penyediaan layanan pengobatan gratis di 10 titik pelabuhan dan terminal.

Menghadapi arus balik, pihaknya menegaskan akan memperkuat analisis dan evaluasi terhadap setiap kejadian kecelakaan dengan mengombinasikan data demografi, data kecelakaan, serta data penyerahan santunan.

“Hasil evaluasi tersebut selanjutnya akan dibahas bersama para pemangku kepentingan dalam forum lalu lintas di setiap kabupaten/kota di Maluku guna menentukan langkah cepat dan strategi pencegahan kecelakaan ke depan,” ucapnya.



Pewarta: Winda Herman
Editor : Ikhwan Wahyudi

COPYRIGHT © ANTARA 2026