Ambon (ANTARA) -
PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ambon, Maluku, mencatat sebanyak 2.481 penumpang dalam kendaraan dilayani di lintasan Hunimua–Waipirit pada puncak arus balik Lebaran 2026, Selasa (25/3).
“Pada puncak arus balik 25 Maret 2026, jumlah penumpang dalam kendaraan di Pelabuhan Hunimua mencapai 2.481 orang atau naik 32 persen dibanding tahun lalu," kata General Manager ASDP Cabang Ambon Syamsuddin Tanassy di Ambon, Kamis.
Menurut dia, jumlah tersebut menunjukkan adanya peningkatan signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, khususnya pada penumpang dalam kendaraan.
Secara operasional, di Pelabuhan Hunimua tercatat lima kapal beroperasi dengan total 17 trip, sama seperti tahun sebelumnya.
Meski jumlah kapal turun 17 persen dibanding 2025, layanan tetap optimal dengan pergerakan penumpang dan kendaraan yang meningkat.
Selain penumpang dalam kendaraan, jumlah kendaraan roda dua tercatat 634 unit atau naik 33 persen, sementara kendaraan kecil mencapai 192 unit atau naik 37 persen. Untuk kendaraan bus sebanyak 13 unit atau naik 8 persen, sedangkan truk tetap 43 unit.
Sementara itu, di Pelabuhan Waipirit, jumlah penumpang dalam kendaraan juga mengalami peningkatan menjadi 2.942 orang atau naik 18 persen dibanding tahun lalu. Pejalan kaki tercatat 1.388 orang atau naik 8 persen.
Adapun kendaraan roda dua di Waipirit mencapai 783 unit atau naik 30 persen, kendaraan kecil 228 unit atau naik 18 persen. Sementara bus tercatat 14 unit atau turun 7 persen, dan truk 44 unit atau turun 4 persen.
Syamsuddin memastikan seluruh operasional penyeberangan selama puncak arus balik berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Secara umum situasi operasional di pelabuhan berjalan lancar, didukung cuaca cerah berawan dan kondisi arus kendaraan yang aman serta terkendali,” ujarnya.
ASDP Ambon juga terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan guna memastikan kelancaran arus balik, termasuk pengaturan jadwal kapal dan pelayanan kepada pengguna jasa di kedua pelabuhan.
Pewarta: Winda HermanUploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026