Ambon (ANTARA) - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku membuka gerai penjualan produk narapidana di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon sebagai upaya mendukung pemberdayaan ekonomi warga binaan melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku Ricky Dwi Biantoro di Ambon, Senin, meresmikan Lounge Gerai UMKM Pemasyarakatan Maluku yang menghadirkan beragam produk unggulan hasil karya warga binaan dan klien pemasyarakatan dari Lapas, Rutan, dan Bapas se-Maluku.

“Gerai ini merupakan wujud komitmen kami untuk memastikan warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga dibekali keterampilan dan kesempatan nyata untuk berkarya serta mandiri setelah kembali ke masyarakat,” kata dia.

Ia menjelaskan, produk yang dipasarkan meliputi kerajinan tangan, olahan makanan, hingga berbagai karya kreatif lain yang memiliki nilai jual dan daya saing.

Menurutnya, kehadiran gerai tersebut tidak hanya menjadi sarana promosi, tetapi juga wadah untuk meningkatkan kepercayaan diri serta keterampilan warga binaan dalam menghadapi kehidupan setelah masa pembinaan.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membuka akses pasar bagi produk-produk hasil pembinaan, sehingga mampu memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan.

Peresmian gerai turut dihadiri pejabat administrator Kanwil Ditjenpas Maluku serta jajaran Kantor Wilayah Imigrasi Maluku sebagai bentuk sinergi antarinstansi dalam mendukung program pembinaan dan pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bagian Umum Kanwil Ditjen Imigrasi Maluku Jose yang mewakili Kakanwil Imigrasi Maluku menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut.

“Kehadiran lounge ini di lingkungan Kantor Imigrasi Ambon merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemberdayaan warga binaan serta memperkuat sinergi antarunit kerja di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di Provinsi Maluku,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon Eben Rifqy Taufan menyatakan dukungan penuh atas hadirnya gerai UMKM pemasyarakatan di lingkungan kerjanya.

Ia berharap keberadaan lounge tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi pelayanan publik sekaligus menjadi etalase produk kreatif hasil karya warga binaan yang dikenal lebih luas oleh masyarakat, termasuk para pengguna layanan keimigrasian.

Dengan lokasi strategis di Kantor Imigrasi Ambon, gerai ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat serta menjadi sarana efektif dalam mengubah stigma negatif terhadap warga binaan.

Selain itu, kehadiran Gerai UMKM Pemasyarakatan Maluku diharapkan dapat mendorong terciptanya peluang ekonomi yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan di wilayah Maluku.



Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026