Ternate (ANTARA) - Kepolisian Daerah Maluku Utara mengimbau masyarakat, khususnya di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) untuk menahan diri dan tidak terprovokasi usai bentrok antarwarga di wilayah tersebut.

"Masyarakat saya imbau agar tetap menahan diri dan tidak mudah terprovokasi dengan berbagai informasi yang terjadi di Halmahera Tengah," kata Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Waris Agono saat dihubungi di Ternate, Jumat.

Waris mengatakan aparat kepolisian terus melakukan pemantauan dan langkah preventif guna menjaga situasi di wilayah itu tetap kondusif.

Kapolda menegaskan masyarakat tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial maupun pesan berantai.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak menyebarluaskan foto atau video terkait situasi yang terjadi karena berpotensi memperkeruh keadaan.

"Tahan jari-jari kita, jangan ikut menyebarkan hal-hal yang bisa memancing emosi," tegasnya.

Dalam upaya menjaga situasi, Polda Maluku Utara telah menerjunkan personel dari satuan Brimob dan Direktorat Samapta ke wilayah tersebut.

Kapolda memastikan kepolisian akan terus mengambil langkah preventif dan persuasif agar situasi tetap aman dan terkendali.

Sementara itu, Ketua PW Gerakan Pemuda Ansor Maluku Utara Syarif Abdullah juga mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan tidak melakukan provokasi.

"Mari kita turunkan ego dan percayakan penanganan kepada aparat penegak hukum," ujar Syarif. 



Pewarta: Abdul Fatah
Editor : Luqman Hakim

COPYRIGHT © ANTARA 2026