Ternate (ANTARA) - Komandan Korem (Danrem) 152/Baabullah, Brigjen TNI Enoh Solehudin memberikan pengarahan langsung kepada warga Desa Sibenpopo, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, sebagai bagian dari upaya pemulihan situasi usai bentrok antarwarga di Desa Yeke.
"Kita semua adalah saudara. Jangan karena persoalan sesaat, hubungan persaudaraan menjadi rusak. Mari kita jaga kebersamaan, saling menghormati, dan bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif," kata Danrem 152/Baabullah Ternate, Brigjen TNI Enoh Solehudin dihubungi, Minggu.
Kegiatan tersebut dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, aparat desa, serta unsur TNI-Polri yang turut mengamankan wilayah itu.
Dalam kesempatan itu, Danrem menegaskan pentingnya menjaga stabilitas keamanan serta mengedepankan persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat.
Dalam arahannya, Danrem 152/Baabullah menyampaikan bahwa konflik yang terjadi harus dijadikan pelajaran agar tidak terulang pada masa mendatang.
Ia mengajak seluruh warga untuk menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta menyerahkan setiap permasalahan kepada aparat yang berwenang.
Danrem juga mengimbau masyarakat untuk aktif berperan dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing serta segera melaporkan jika terdapat potensi gangguan keamanan.
Menurutnya, sinergi antara aparat dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan stabilitas wilayah.
Selain memberikan pengarahan, kehadiran Danrem juga menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi masyarakat pasca konflik, sekaligus memastikan situasi di wilayah tersebut mulai berangsur kondusif.
Warga Desa Sibenpopo menyambut baik kehadiran Danrem dan rombongan. Mereka berharap kondisi keamanan tetap terjaga sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
"Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan antarwarga semakin harmonis serta semangat persatuan tetap terjaga demi terciptanya kedamaian dan ketertiban di wilayah Halmahera Tengah," katanya.
Pewarta: Abdul FatahEditor : Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026