Ambon (ANTARA) - Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengajak masyarakat menjadikan keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun iman yang kuat sekaligus mendorong terwujudnya kesejahteraan, sejalan dengan makna kebangkitan Kristus dalam perayaan Paskah.
“Tema Paskah tahun ini mengajak kita memperkuat keluarga sebagai pusat pembentukan iman. Dari keluarga nilai kejujuran, kasih, dan tanggung jawab ditanamkan sebagai dasar kehidupan,” kata Hendrik Lewerissa di Maluku Tengah, Senin.
Ajakan tersebut disampaikan Hendrik saat menghadiri Ibadah Paskah Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) Tahun 2026 di Gereja Sola Scriptura, Suli Banda, Kabupaten Maluku Tengah.
Menurutnya, Paskah bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi momentum spiritual yang memberi arah, makna, dan harapan baru bagi kehidupan umat, sekaligus menjadi kekuatan untuk memperbaharui iman di tengah tantangan zaman.
Ia menegaskan, keluarga memiliki peran strategis sebagai fondasi pembangunan masyarakat. Ketahanan keluarga yang baik akan melahirkan masyarakat yang kuat, rukun, dan sejahtera.
Menurut dia, kebangkitan Kristus juga menjadi dorongan bagi masyarakat untuk bangkit secara ekonomi melalui kerja keras, kejujuran, dan semangat saling menolong. Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen membuka ruang dan kesempatan bagi masyarakat untuk bertumbuh di tengah berbagai tantangan global.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kehidupan sosial yang damai dan penuh persaudaraan, dengan memperkuat sinergi antara pemerintah dan gereja dalam melayani masyarakat.
“Iman yang dirayakan harus tampak dalam tindakan nyata di tengah kehidupan sosial. Dengan semangat kebangkitan, mari kita melangkah dengan santun, bekerja dengan tulus, dan melayani dengan hati,” katanya.
Gubernur berharap nilai-nilai Paskah dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya melalui penguatan peran keluarga sebagai basis pembentukan karakter dan kesejahteraan masyarakat Maluku.
Ibadah Paskah tersebut dihadiri jajaran Majelis Pekerja Harian Sinode GPM, pimpinan klasis, pendeta, serta warga jemaat, bersama sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Maluku.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul AzisEditor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026