Ambon (ANTARA) - Dinas Kesehatan Provinsi Maluku menggencarkan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) guna mencegah kanker serviks, dengan membuka pendaftaran bagi masyarakat umum melalui program kolaborasi lintas lembaga di daerah itu.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku dr Elna Anakotta, di Ambon, Rabu, mengatakan program vaksinasi HPV ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif untuk menekan angka kanker serviks, khususnya di kalangan perempuan usia produktif.

“Melalui kegiatan kerja sama Dinkes Maluku, PKK Maluku, dan BPOM ini, kami ingin memperluas akses vaksin HPV kepada masyarakat. Ini adalah langkah penting untuk mencegah kanker serviks sejak dini,” ujarnya.

Vaksinasi HPV ini terbuka bagi ASN, keluarga ASN, serta masyarakat umum berusia 15 hingga 60 tahun. Peserta diwajibkan dalam kondisi sehat, tidak sedang hamil, dan istirahat yang cukup sebelum vaksinasi.

Biaya vaksinasi ditetapkan sebesar Rp290 ribu per orang, dari yang sebelumnya Rp1 juta per orang dengan pembayaran dilakukan melalui transfer ke rekening Bank BCA yang telah ditentukan panitia. Program ini dikhususkan bagi pendaftar baru dosis pertama serta peserta yang melanjutkan dosis kedua.

Kegiatan vaksinasi dijadwalkan berlangsung hingga 21 April 2026, pukul 10.00 hingga 15.00 WIT. Lokasi pelaksanaan di pelataran Dinas Kesehatan Maluku.

HPV atau Human Papillomavirus merupakan virus yang dapat menular melalui kontak kulit, terutama hubungan seksual, dan menjadi penyebab utama kanker serviks pada perempuan. Infeksi HPV sering kali tidak menimbulkan gejala, sehingga banyak penderita tidak menyadarinya hingga memasuki tahap lanjut.

“Vaksin HPV sangat efektif untuk mencegah infeksi virus berisiko tinggi penyebab kanker serviks. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu mengikuti vaksinasi ini,” katanya.

Selain vaksinasi, pencegahan kanker serviks juga perlu didukung dengan pemeriksaan kesehatan rutin seperti Pap smear atau IVA test, serta penerapan perilaku hidup sehat.

Pemprov Maluku berharap melalui kegiatan ini kesadaran masyarakat terhadap pentingnya vaksinasi HPV semakin meningkat, sehingga angka kasus kanker serviks di daerah itu dapat ditekan secara bertahap.



Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026