Ambon (ANTARA) - Pelabuhan Perikanan Nusantara Ambon menggandeng Bank Sampah Hijau Harmoni Maluku untuk memaksimalkan pengelolaan sampah di kawasan pelabuhan, melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang juga melibatkan Poltekkes Kemenkes Maluku.

Kepala PPN Ambon, Jafar Sahubawa di Ambon, Jumat mengatakan, kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan tata kelola kebersihan dan kesehatan lingkungan pelabuhan yang berkelanjutan.

“Kolaborasi ini merupakan upaya strategis untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah di kawasan pelabuhan, sekaligus meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan terhadap pentingnya menjaga lingkungan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sesuai tugas dan fungsi PPN Ambon sebagai pengelola kawasan pelabuhan perikanan, pihaknya akan menyediakan fasilitas pendukung, melakukan pengawasan, serta mengintegrasikan sistem pengelolaan sampah dalam operasional pelabuhan.

Sementara itu, Bank Sampah Hijau Harmoni Maluku berperan dalam pengumpulan, pemilahan, serta pengolahan sampah berbasis ekonomi sirkular, termasuk edukasi kepada masyarakat pelabuhan mengenai pengurangan dan pemanfaatan kembali limbah.

Adapun Poltekkes Kemenkes Ambon mendukung melalui aspek edukasi kesehatan lingkungan, pendampingan teknis, serta kampanye perilaku hidup bersih dan sehat bagi pelaku usaha dan masyarakat di sekitar pelabuhan.

Dirinya menambahkan, langkah konkret yang akan dilakukan dalam kerja sama ini meliputi penyediaan titik-titik pemilahan sampah di area pelabuhan, pelatihan pengelolaan sampah bagi nelayan dan pelaku usaha, serta program rutin pengangkutan dan pengolahan sampah terpadu.

“Dengan sinergi ini, kami ingin memastikan kawasan pelabuhan tidak hanya produktif secara ekonomi, tetapi juga bersih, sehat, dan ramah lingkungan,” katanya.

Melalui kolaborasi tersebut, PPN Ambon menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan lintas sektor guna mendukung pelaksanaan tugas pelabuhan sekaligus mendorong terwujudnya kawasan pelabuhan perikanan yang berkelanjutan.

“Kebersihan pelabuhan bukan hanya soal estetika, tetapi menyangkut kesehatan masyarakat, kualitas hasil perikanan, serta keberlanjutan ekosistem laut. Pelabuhan yang bersih akan menciptakan aktivitas usaha yang lebih higienis, aman, dan berdaya saing,” ujarnya.

“Melalui pengelolaan sampah yang baik dan kesadaran kolektif, kita dapat mewujudkan pelabuhan perikanan nusantara yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan,” tambahnya.



Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026